Langsung ke konten utama

Nyanyian Kampung Halaman

Wajahnya
Menapaki perbatasan
Berbicara dengan kenangan
Tikungan demi tikungan yang dulu ku lalui
Kali ini
Bagai nostalgi ku hampiri kembali
Jejak roda si motor biru tua
Bagai menggiring putaran bola dunia
Membawa waktu; membawa rindu
Bertumpahan di atas ladang putih biru
Memang: tanahku tak segemilang rantau
Memang: kampungku tak semerba tanah hijrah
Tapi di sinilah ku punya rumah
Di sini pertama kali
Ku seduh segelas sinar surya
Dan seteguk bias rembulan 'tuk ku pendam menjadi asa
Di sini pertama kali
Ku ranumi langkah kaki
Hingga ku mampu berdiri. Berlari
Dan kini ku daki tangga titian langit tinggi
Bagaimana bisa ku pungkiri?

Menapaki perbatasan
Berbicara dengan pertemuan
Entah manis pahit ku rasakan
Di sinilah lagi
Ku semai damai dan inspirasi
Sebelum kembali ke medan api
Dan berkelahi
Dengan seratus ribu misteri
Dan beratus juta caci maki...

Menapaki perbatasan
Halo, Kawan....
                                                     Salam jumpa denganku lagi!

Sumber Gambar: Gambar Peta

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...