Langsung ke konten utama

Dahaga & Jelaga

"Aku Ingin Kembali..."

Kau merangkak
Membelah hening sunyi yang pekak
Kau meraba seakan tak kenali:
   dimana dirimu kini
Kau bertanya kepada entah
Seakan kau tak kenali:
  siapa dirimu kini

Angin berhembus dari utara
Dingin basah
Lengkap sayup mengiba
Anak lembah bercerita
Tentang gaduhnya suara: pinta
Kepada jati dan pinus yang jelas-jelas tak punya lidah
Kau terus merangkak. Terus merangkak
Terus merangkak...
Kau coba menggapai
Awan. Angan. Impian
Namun. Kau kembali merangkak. Kembali merangkak
Dan kembali: merangkak

Kau yang dulu dahaga
Mengharap kemucur air surga
Kini
Semakin dahaga. Semakin dahaga
Semakin dahaga...
Yang kau sesap pancuran kala itu
Buka kesejatian berkah yang kau mau
Dia morfin
Kesemuan yang dingin
Dan dengan tolol
Kau hisap ia bagai sang bayi dan sebiji botol
Kini
Kau semakin dahaga. Semakin dahaga
Dan. Semakin dahaga...

Jelaga hitam
Melumuri jalan yang kucil dan kelam
Demerap hati rapuh
Menikam batas damba yang keluh
Kau. Semakin muram. Semakin muram
Dan. Muram...

Hari makin malam...

Sumber Gambar: Hanya Inspirasi Sesaat

Komentar

  1. berknjung gan ...
    salam kenal balik ... :)
    btw saya juga lagi belajar blogspot juga gan ...
    http://onesetia82.blogspot.com/
    mantab gan blognya ....

    BalasHapus

Posting Komentar

Pesan Manis Sahabat Adalah Ilham Magis Bagi Saya:

Postingan populer dari blog ini

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

The End of The Holiday ^.^

Menyambut Esok Yup. Saya pikir inilah saat terakhir saya ngabisin hari libur. Masa reses. Masa menenangkan diri dan menjauhkan diri dari aktivitas perkuliahan dan tugas-tugas yang naujubillah banyak banget. Ini hari terakhir, meskipun masih kesisa sehari besok, buat memikirkan rencana masa depan. Kenapa hari terakhir? Ya karena mulai Senin besok lusa nggak ada lagi rencana. It's time to action! Setuju? ^.^ Senin, jam 7 pagi, sejarah semester 4 studi saya dimulai. Dosen baru, suasana baru. Target-target baru. Saya yakin, sepanjang hati kita yakin, kita bisa melakukan apa aja. Kebaikan apa aja. Kesuksesan apapun meski terlihat rumit dan mustahil. Dan hal ini yang akan saya lakukan: Agraria harus dapat nilai A!!!! Itu tekad saya buat si dosen killer yang bakal jadi dosen di kelas yang saya ambil semester ini. Semoga ini bukan keputusan goblok saya. Tuhan, Ya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, berikan petunjuk dan kemudahan bagi hamba. Aamiin... So, bagaimana denga...

Aku Ingin Cinta

Aku ingin cinta Suguhkan aku cinta! Biarkan ku teguk manisnya Biarkan ku jilati lukanya Biarkan ku rasai semua Patah Hati Aku ingin sentuhan Aku ingin cumbuan Berikan aku pelukan! Dan lemparkan padaku senyuman Ketika dingin meningkapi badan Ku takkan merasa kesepian Aku ingin Kau menjadi ingin Inginkan aku. Inginkan hatiku Sayang. Kau tak begitu Maka. Aku ingin cinta Pada siapa ku dapatkan dia? Sumber Gambar: Cerita Cinta - 4 Tanda Cinta Bertepuk Sebelah Tangan