Langsung ke konten utama

Tabung-Tabung Buntung

Tabung Elpiji (Raja Sial !!) Buntung Jejak Manyar
Keculasan Baru
Konversi
Seribu strategi. Seribu taktik keji
Minyak di dapur kami kau sesapi
Berganti menjadi berlusin tabung dengan berjuta kontroversi
Kau imingi dengan berlaksa kedamaian
Dan kau imbangi dengan bermilyar kengerian
Alasan subsidi. Alasan salah teteki, selama ini
Alasan defisit negara. Alasan tersembunyi lainnya : obyekan diperluas lagi. Barangkali.

Kini
Perlahan-lahan tapi pasti
Giliran tabung-tabung kami kau pangkasi
Harga menggila menembus kepala
Darah meninggi. Emosi membabi. Buta tikami sepi
Marah pada apa. Kesal pada siapa
Tak ada sasaran yang membuat lega
Alasan lebihi kuota. Alasan distribusi sesat rimba, sejauh ini
Alasan anggaran negara hendak diubah. Alasan lainnya : alih daya industri sebelah. Mungkin saja

Dan lewat puisi
Kami diam memandang pagi
Haruskah kami ledakkan pantat kepala negara
  agar kau meraba kebosanan kami jua?

Sumber Gambar : CimahiKota.com dengan modifikasi Jejak-Jejak Manyar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...