Langit 40

Uje, Sang Cahaya Langit 40 Jejak Manyar
(Kepada Uje)

Sinar bintang
Gemeriap asa menembang shalawat dan do'a
Ada haru; ada jejak sendu yang tersisa
Tapi, semua hanya sejarah
Dan lekang terkenang jasamu yang setia

Permadani yang terhampar
Dan selaksa juta tangan yang tengadah
Hati hening; akal geming
Hanyut dalam pinta, hanyut dalam damba
   hanyut dalam tahlil yang merendah

Empat puluh hari lalu...
   bumi merintih duka
Empat puluh hari lalu...
   gunung-gunung memekik nelangsa
Kau meninggalkan jejak beku
   dalam kepekatan rindu yang 'kan lama tak tersembuh
Dan kau tahu itu

Empat puluh hari kini...
   berlusin hati mencoba tegar
Empat puluh hari kini...
   langit bersinar pudar
Bukan kembali nestapa menghajar
Mereka malas bersinar
Dan memilih mengalihkan pendar...
   kepadamu!
Dan menguatkan hasrat memberikan pijar
   untuk pengembaraanmu yang baru
Di kejauhan itu

Malam semakin kelam
Dingin. Terasakah menikam?
Sendiri ku kemas adegan mimpi
Kuraut berjuta inspirasi
Kubungkus bermilyar ilham dari tuturmu yang jernih
Selamat jalan...
Selamat bersenang-senang
   dalam keberkahan jihad yang kau tembang dalam terang

Sumber Gambar : BoyTrik dengan modifikasi Jejak-Jejak Manyar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengisi Detik-Detik Perginya Ramadhan - Jum'at Terakhir Ramadhan 1434 H

OST My Way : Andrea Bocelli - To Find My Way

Renggang : Tentang Sebuah Hubungan