Langsung ke konten utama

Siap Jalani Hari Ini? ( ื▿ ืʃƪ)

LIFE is walk around. Bukan soal siapa yang di atas dan siapa di bawah. Miskin dan kaya. Tapi, lebih pada semangat hidup kita : bertahan di atas atau... sudah tenggelam di bawah? Hidup seperti jarum jam. Tidak pernah berhenti berputar, kecuali ketika energi yang membuatnya bergerak lenyap. Habis. Atau, menurut konsep fisika, "bertransformasi" menuju bentuk energi lainnya. Yang jadi masalah, bagaimana energi kita saat ini? Habis (dalam arti sesungguhnya) atau ia malah beralih wujud menjadi energi yang menakjubkan?

Hari kemarin adalah cermin. Hari depan adalah harapan. Hari ini? Dia adalah ladang perjuangan. Hari ini adalah seruas jalan yang harus kita lewati setelah puas melihat cermin, menemukan sebab kegagalan, belajar mengatasi kekurangan demi tercapainya harapan yang menyenangkan. Membanggakan.

Bayang-bayang hari kemarin hanya membuat kita takut berjalan. Ilusi hari depan hanya membuat kita surut ke belakang. Untuk apa meratapi yang sudah terjadi? Untuk apa gemetar pada yang belum terjadi? Yang terpenting : siapkan hari ini! Mempersiapkan itu tiga hal : resolusi, ambisi, dan aksi. Sebelum dan setelahnya adalah do'a. Kita hanya bisa merancang keberhasilan. Tuhan masih yang menentukan.

Hari Ini Selasa Jejak Manyar
Blessing Tuesday


\(‾▿‾\) \(´▽`)/ (/‾▿‾)/

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

The End of The Holiday ^.^

Menyambut Esok Yup. Saya pikir inilah saat terakhir saya ngabisin hari libur. Masa reses. Masa menenangkan diri dan menjauhkan diri dari aktivitas perkuliahan dan tugas-tugas yang naujubillah banyak banget. Ini hari terakhir, meskipun masih kesisa sehari besok, buat memikirkan rencana masa depan. Kenapa hari terakhir? Ya karena mulai Senin besok lusa nggak ada lagi rencana. It's time to action! Setuju? ^.^ Senin, jam 7 pagi, sejarah semester 4 studi saya dimulai. Dosen baru, suasana baru. Target-target baru. Saya yakin, sepanjang hati kita yakin, kita bisa melakukan apa aja. Kebaikan apa aja. Kesuksesan apapun meski terlihat rumit dan mustahil. Dan hal ini yang akan saya lakukan: Agraria harus dapat nilai A!!!! Itu tekad saya buat si dosen killer yang bakal jadi dosen di kelas yang saya ambil semester ini. Semoga ini bukan keputusan goblok saya. Tuhan, Ya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, berikan petunjuk dan kemudahan bagi hamba. Aamiin... So, bagaimana denga...

Aku Ingin Cinta

Aku ingin cinta Suguhkan aku cinta! Biarkan ku teguk manisnya Biarkan ku jilati lukanya Biarkan ku rasai semua Patah Hati Aku ingin sentuhan Aku ingin cumbuan Berikan aku pelukan! Dan lemparkan padaku senyuman Ketika dingin meningkapi badan Ku takkan merasa kesepian Aku ingin Kau menjadi ingin Inginkan aku. Inginkan hatiku Sayang. Kau tak begitu Maka. Aku ingin cinta Pada siapa ku dapatkan dia? Sumber Gambar: Cerita Cinta - 4 Tanda Cinta Bertepuk Sebelah Tangan