Jumat, Desember 16, 2011

Sonata Malam Pertama

Damai Malam Kudus
Suara tawa: dimana ia?
Senandung biduan: kemana mereka?
Sunyi menyergap. Sunyi memerangkap
Sunyi mendekap. Gelap...

Di sini tak ada suara piring bertumbukan dengan sajian
Atau tapak kaki beradu berebut antrian

Di sini tak ada bincang nostalgi
Pun juga reuni silam yang lirih

Di sini tak perlu lagi pelaminan
Dan seragam pengantin yang mengagumkan

Di sini hanya ada segumpal sepi
Dan sepasang tubuh yang beradu, berkasih
Di bawah kejora malam abadi

Mereka tak perlu suguhan tembang cinta
Karena mereka telah menggubah: dengan sonata bah'gia dan sedawai desah
Mereka tak perlu teguk segelas madu
Karena mereka telah meramu: dengan pagut dan rayu

Dan. Suara serangga bernyanyi di luar sana
Mencoba meredam suara amuk hasrat sepasang anak manusia
Yang hanyut dibuai nuansa

Bulan tersenyum dan memandangi angkasa
Tuhan, telah kau ikatkan lagi benang asmara
Ujarnya sembari beredar sepanjang waktu
Sementara itu
Cerita masih mengalir
Entah di ujung mana menubir
Aku tak peduli. Dan takkan peduli

Wahai, Yang Bercinta...




Anda Sedang Membaca: Sonata Malam Pertama

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...