Senin, Desember 05, 2011

Malu

Ku pikir:
Wajahku satu dalam seribu
Ternyata. Tujuh di antara sepuluh
Ku pikir
Hatiku sekepal di antara titik
Ternyata. Debu di antara bongkah
Ku sangka:
Kau. Dia. Mereka

Jauh di bawah kaki
Nyatanya. Aku lah yang terinjak sepi
Mungil di dalam kerdil

Ah. Malu ku mengakui...




Anda Sedang Membaca: Malu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...