Langsung ke konten utama

Pertempuran Terakhir

Pilkada Jakarta Kedua Jejak Manyar
Seteru Abadi
Dua kubu bertemu
Saling menjauh
Mengadu tatap dengan angkuh
Kepal tersembunyi di balik baju
Sementara api di dada itu
Bergelora tak pernah runtuh
Sungguh!

Nafas memberingas
Darah gelegak meranggas
Nafsu di mata
Nafsu di lidah
Ambisi belenggu jiwa
Selalu begitu...

Aku tak pernah paham
Mengapa kekuasaan membenih dendam?
Saudara dulu; Musuh kini
Sahabat dulu; jaminkah kau ia takkan membunuh?
Politik. Intrik
Licik
Trikata laknat yang berbisa
Bagai halilintar menyambar kita
Rebahkan nasib kepada entah
Kepada entah
Kepada : Entah!

Dan dua kubu itu-
  di kota yang nyaris tenggelam sana
-bertemu dan berseteru
Pertempuran terakhir menderu debu
Makian dan kutukan
Pada siapa mereka disarangkan?
Pedang dan pelor tersisa
Di jidat siapakah mereka singgah?

Bersiaplah, Kawan...
Tegaskanlah hatimu!
Sesaat setelah kau obralkan suaramu
Bergegaslah menjauh!
Pulanglah dari negeri rantau
Atau bersembunyilah di tepian danau
Nyanyian kekalahan akan memekikkan telingamu
Dan merontokkan gigimu,
Membutakan matamu,
Menulikan telingamu,
Melumpuhkan kakimu.
Maka. Bergegaslah menjauh!
Bergegaslah!

Dan,
Kepecundangan segera dimulai
Ah!
Kutunggu ababilMu,
       Tuhan...


Sumber Gambar :  Kompasiana.com - Syaifud Adidharta - Stop SARA Dari Sekarang Putaran Kedua Pilkada DKI Jakarta 2012

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...