Langsung ke konten utama

Fajar Tepian Rindu

Dendam
Sepi mencekam
Timur marah. Barat resah
Utara dan selatan mutahkan darah
Murka...

Nafas
Hela sehela turun menjamah
Aku tak mengenali suara
Selain dengung orang-orang yang luka
Aku tak mengenali wajah
Selain parut pasrah
    mayat-mayat hidup di atas barah
Aku tak mengenali semua
Semua...

Aku merasakan pengap udara
Menikam paru bagai Sang Ajal menyergap mangsa
Serentak lalu jutaan orang gelisah
Berlarian tak kenal arah
Mencari lindung
Mencari naung
Mencari sudut aman dari buntung
Aku?
Aku?
Aku hanya berdiri di tempat yang sama
Memandang jalanan mulai sepi
Dan bukit-bukit rontok dan sedih
Orang-orang hilang
Cemara tumbang
Pinus jatuh telentang
Asing
Teramat asing
Hilang pula denting...

Tepian rindu semesta
Guram gulana dalam berita
Sosok kamera buram
Ditelan mega yang kusam
Jemari dan sendi tak sanggup lagi berdo'a
Sel hati pun kering dari asa
Fajar dalam damba
Fajar cita-cita
Fajar penghujung gelapnya legenda
Fajar,
                             kapan kau tiba?

Sumber Gambar: The Dreaming Land

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...