Ramadhan (Detik-Detik Kehadirannya)

Ironi Jejak Manyar
Yang Kan Kau Temui
Kurasakan hadirnya
Selangkah. Dua langkah.
   Tiga langkah mengusap hati yang resah
Ku dengar sapanya pada semesta
Dan : ku sambut ia

Di luar jasadku
Seribu tampang mendadak teduh
Tak. Janganlah kau kira mereka sungguh
Tak. Sungguh bukan begitu
Merekalah seribu jelmaan setan
Dalam topeng kemuliaan Ramadhan
Mereka menyongsong kehadirannya
Dengan kebijaksanaan yang serta-merta
Maka. Saksikanlah ketika ia sirna
Mereka. Dan sejuta sosok pengikutnya
   kan tenggelam di kubangan sesat
Jalanan khianat yang mereka buat
Demi citra mulia Bulan Tuhan
Ah. Sungguh ku ingin tertawa karenanya...

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengisi Detik-Detik Perginya Ramadhan - Jum'at Terakhir Ramadhan 1434 H

OST My Way : Andrea Bocelli - To Find My Way

Renggang : Tentang Sebuah Hubungan