Langsung ke konten utama

Salam Tempel (Potret Seorang Bocah)

Jangan Salah Guna! Jejak Manyar
Ada Pesan di Balik Kekayaanmu
Seorang bocah
Duduk manis di ruang tamu
Jemari kecilnya yang lugu
Silap-selip hitungi uang di saku
Seribu, dua ribu
   lima ribu, sepuluh ribu
   ah, tiga puluh ribu
Alhamdulillah, gumamnya lepas
'Untuk bantu Ummi membeli beras'
Desau pikirnya yang bebas
Teringat sepiring nasi yang dilahapnya berdua
   hingga sunyi tak bersisa
Malam takbir yang lalu...

Subhanallah!

***

Seorang bocah
Bersijengkang di kamar remang
Jari kekarnya koreki dompet mewah
Mencoba jumlahi pemberian sanak saudara
Sepuluh ribu, dua puluh ribu
   seratus ribu, dua ratus ribu
   ah, sejuta
Pelit sekali mereka, gerutunya marah
'Tak leluasa ku beli potret gerak para bidadari jahiliah'
Makinya sendiri bergumul desah
Terbayang betina jalang di layar kaca syahwat,
Terkilas semu kenikmatan yang lewat
Terkenang ia akan tarian tangan yang leluasa
   hingga pagi silau mengingatkannya
Malam takbir yang lalu...

Naudzubillah summa naudzubillah!

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...