Elegi Evolusi Tragedi

Ironi Jejak Manyar
Masihkah Kita Tak Menyadari?
-Dunia senjata, belasan musim di belakang kita
Dulu. Kematian berawal dari kegilaan akalmu. Beranjak menjadi orasi. Berangkat menjadi pasukan besi. Invasi. Bumi terbelah; langit memerah. Samudera menjadi danau amarah. Telaga menjadi kolam simbahan darah. Mayat-mayat : tak terbungkus berkalang tanah. Tangis. Dendam meritmis. Krisis.

-Dunia maya, seperempat detik di depan, balik, atas, bawah, dan celah ketiak kita
Kini. Kematian berawal dari kebodohan akalmu. Beralih menyulap teknologi. Bergerak menyihir kemurnian hati. Kematian tradisi. Cinta terpisah; hasrat menuah. Jiwa menjelma padang mazmumah. Dada merekah menampung petaka. Zombi-zombi : berlintas waktu di depan kaca. Pasrah. Menenggelamkan diri sendiri tanpa murka. Ironis. Elegi evolusi tragedi mematik. Miris menitik...

Sumber Gambar : Berbagi Ilmu dan The Epoch Times dengan modifikasi Jejak-Jejak Manyar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengisi Detik-Detik Perginya Ramadhan - Jum'at Terakhir Ramadhan 1434 H

OST My Way : Andrea Bocelli - To Find My Way

Renggang : Tentang Sebuah Hubungan