Langsung ke konten utama

Muka Parut dan Nyanyian Butut

Di mata kalian: ia begitu tampan
Tapi. Kenapa tidak di mataku?

Ia begitu gemilang di depan microphone
Kata  menjadi nada. Dari sana bertransformasi menjadi album perdana
Toko kaset memajangnya dengan segan
Dan perusahaan rekaman pajang muka setengah badan
Kenapa begitu terburu?
Dan. Mengapa pengamen bersuara merdu di luar jendela itu kalian tinggalkan, hah?

Aku, sungguh, tak bermaksud mengebiri bakat siapapun
Tapi. Ibarat ranting penyangga daun
Kenapa harus menjadi cagak?
Bukankah ada sang dahan?

Sungguh, ya. Aku bersungguh-sungguh
Aku tak bermaksud menghalangi cita-cita
Atau bakat menurut bahasamu
Tapi. Untuk apa memetik gitar dan bersenandung
Sementara di balik punggung: 
         Seribu orang mati membusung. Lapar
         Seribu orang lenyap tergulung. Terdesak mall dan waralaba cemar
        Seribu orang buntung dan murung. Memikirkan jembatan masa depan yang tak membelukar
Sanggupkah nadamu membenahi?

'Muka Parut dan Nyanyian Butut'
Sebingkis sajak ku cipta dalam larut
Tentang kegemaran seorang pembesar
Dan penyakit negeri yang akut. Coba ia sembuhkan dengan lagu kalang kabut
Lalu. Aku bertanya, ketika karya kesekiannya muncul lagi:
"Berapa orang yang memasang ringtone-mu?"
Ah. Sial.
Pasti mereka orang-orang yang malang...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...