Sabtu, Mei 05, 2012

Zona Memori Kasih

(Memandang ke belakang)

Menanggung Sesal
Kicauan masa lalu
Benturkan aku dalam sesalan panjang
Angin meradang
Burung-burung enggan terbang
Gunung : mengapa kau murung?
Surya : malaskah kau sinari dunia?
Ini dosaku. Ini karmaku
Mengapa kau yang pilu?
Mengapa kau yang kelabu?
Biarkan ku tanggung jalangku
Dalam sepi. Dalam sunyi yang pekat dan mati
Biarkan. Biarkan ku bawa sendiri
Racun cinta yang ku tabur sembaur
Ia masuki darahku
Ia jangkiti hatiku
Sebagaimana aku
Jangkitkan ia pada sejuta rindu
Yang memuja kasih abadiku

Oh, Langit
Oh, Jerit

Kemana harus ku tumbalkan darahku
     demi tebus tangisan sang bunga-bunga?
Kemana musti ku tumpaskan nafasku
     demi redanya ratap kuncup yang bisu?
Kemana...?
Kemana...?!
          Oh, Kemana?!!

Aku memandang ke belakang
Selaksa mata menukik
Dan sejuta tangan hendak mencabik
Aku pasrah
          Aku pasrah
                    Ku pasrah...

Sumber Gambar : Cahya Firdaus - ketika lelaki menangis


Anda Sedang Membaca: Zona Memori Kasih

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...