Langsung ke konten utama

Menuju Perhentian Akhir

Kau dan aku sama. Berjalan. Mencoba menyusuri pengembaraan. Sejuta tangan mengajak serta. Dan sejuta tangan pula menggiring ke neraka. Seribu mata memandang perangah. Haruskah berpayah-payah?

Kau dan aku sama. Mendebat arah. Berpusing ria di tempat semula. Selaksa suara berbisik menggoda. Dan seribu jua kibuli kita dalam dusta. Sebaris telinga menyimak tak percaya. Haruskah sedemikian susah?

Menuju Akhir Jejak Manyar
Perjalanan Panjang
Kita lewati satu demi satu : stasiun dan peron-peron persinggahan. Kita tatap wajah-wajah puas dan cemas. Juga sederet mimik bias. Seakan-akan di sanalah ujungnya. Seakan-akan di situlah muaranya. Dan kereta kembali berjalan. Meninggalkan pengkhayal di tepian. Menyeret pecundang di lintasan. Menampung pejuang di bangku-bangku rotan gerbong harapan.

Dan pastinya : kau dan aku sama. Kita meraba dengan segenap peluh yang ada. Kita merasa lewat selusin penat yang melanda. Kita sama-sama menuju sana : perhentian akhir yang jingga. Sembari kita menunggu surya jatuh ke pangkuan; Kita bertengok pada kenangan. Pada tanah yang kita basahi. Pada sawah yang dulu kita tanami. Pada gulma yang kita siangi. Pada segala apa yang kita lewati. Pangkal telah jauh dari jengkal. Senja kan kekal. Ah. Berapa lama lagi bertemu Dia?

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...