Selasa, September 10, 2013

Bintang Malam Lalu

Terangmu Kini (Mungkin) Gelapmu Nanti Jejak Manyar
Menunggu Gelap
Suatu Hari Nanti
Manusia pongah. Langkah menggagah, seakan hidup 'kan selamanya. Suara menuai resah orang-orang lemah. Dan, mereka semakin tertawa menatap rintih tuah wajah-wajah tak berdaya.

Pamflet merdeka mengudara. Menuding. Mendenging dari celah-celah ranting. Protes terbuka menyesaki jalan raya. Kata-kata, air mata membasahi telinga. Dan, darah pukulan di jidat mereka tetap tak mengubah derita. Luka masih mendunia. Tak ada yang menolong kita...

Kedamaian, kejayaan, ketentraman hidup yang yang kau impikan : bagai bintang malam lalu. Singgahnya di atas rambutmu, tak jamin serupa di gulita waktumu kini. Rotasi. Revolusi. Gerak berontak. Bukan soal masa, bukan soal garis nasibnya. Ini soal aku, kamu, dia pada mereka : kutu busuk di tangga puncak rantai kebuasan. Harus kita diamkan, atau kita musnahkan?
Padamu, kutanyakan!

Sumber Gambar : Nikicomic - Wallpaper Star Night


Anda Sedang Membaca: Bintang Malam Lalu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...