Langsung ke konten utama

No Reason to Keep Your Season (˘-˘)ง

It must!
KITA seringkali takut pada perubahan. Kita takut untuk memulai suatu hal yang baru atau "sekedar" mengubah keadaan lama dengan hal yang baru. Ada banyak alasan. Takut gagal, tak punya kepercayaan diri, tak punya nyali. Gengsi. Tapi, ada satu alasan yang menurut rasio saya paling parah : merasa nyaman dengan keadaan yang ada.

Kenyamanan, dalam hal apapun, merupakan situasi yang melenakan. Bagaikan surga rasanya. Namun, apakah kita tidak pernah berpikir bahwa ada surga yang "jauh lebih nikmat" daripada surga yang kita punya?

Seperti musim. Petani padi paling senang jika datang musim hujan karena dengan begitu usaha mereka berjalan dengan lancar. Selain faktor ketersediaan air, tentu saja bekerja di musim hujan "lebih melegakan" daripada di musim kemarau dengan terik cuacanya di saat mencangkul. Tapi, tentu saja berbeda dengan petani tembakau. Jika bisa, mereka lebih memilih kemarau sepanjang tahun agar bisa membudidayakan tanaman komersil mereka.

Masalahnya, Benarkah kebahagiaan itu diwujudkan dengan stagnasi kenyamanan?

Kita beranalogi : Seandainya kita disuruh memilih talenta di dunia musik, tanpa efek negatif apapun, menjadi seseorang dengan kemampuan bermain alat musik plus pandai bernyanyi atau hanya menjadi seseorang dengan salah satu bakat tersebut, MANA YANG KITA PILIH?

Rasio manusia normal pastilah akan memilih menjadi seseorang dengan bakat keduanya. Mengapa? Mudah saja. Dari sisi kewirausahaan, kita tidak perlu menyewa pemain musik hanya untuk mengiring nyanyian kita. Sebaliknya, kita tidak perlu seorang penyanyi untuk membawakan lagu-lagu yang kita hasilkan dari kreasi memainkan alat musik kita. Hemat ongkos.

Alasan lain. Dua kemampuan dibandingkan satu kemampuan sama artinya melengkapi tujuan. Artinya begini. Setiap manusia punya tujuan dalam hidupnya. Paling umum, sesuai ilustrasi analogi di atas, Ketenaran a.k.a Popularity. Logika lagi. Tanpa memperhatikan aspek moral, advertising, politik, dan konspirasi keartisan lainnya yang cukup sulit jika dijadikan variabel, mana yang lebih langka antara pemusik plus penyanyi dengan salah satu di antara keduanya? Anda bisa menjawabnya.

Dari dua alasan itu menunjukkan secara sederhana bahwa Transformasi Itu Harus Ada. Musim itu ada untuk melatih petani agar handal di lahan sawah sekaligus cerdas di lahan huma. Musim itu ada agar manusia cerdik bagaimana beradaptasi di saat kemarau dan bagaimana pula di masa penghujan. Jika manusia tidak dapat melakukan hal itu, barangkali kita jauh lebih buruk ketimbang kawanan unggas dan ikan paus yang bermigrasi saat perubahan musim. Jika demikian, Apa Manfaat Akal Pikiran Kita?

Manusia mesti dan harus mengalami perubahan. Dari sisi fisik, kita berubah. Dari pola pikir, kita berubah. Dari tingkah laku dan sosialisasi, kita berubah. Jika tidak, bisakah Sahabat membayangkannya?

So, in my opinion, there's no reason for you to keep your season. We must get all seasons that we must through. Kalian harus berlari ke luar sana. Mempelajari realita yang terjadi dan mengasah ketakutan yang menghampiri. Kalian harus membuka mata hati dan menyadari bahwa naik-turun itu pasti dan pasang-surut tidaklah abadi. Siapakah yang tahu kita menjadi surut ketika berubah? Dan siapa juga yang akan tahu bahwa kita akan pasang dengan berdiam diri?

Perubahan itu kodrat manusia. Barangsiapa tidak menyukai perubahan, maka menjauhlah dia dari ras manusia.
                                             Salam Perubahan!

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga! Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem . Wow! Di -bold , kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it? Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah ...

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

Duka dan Luka

Siapa sangka :                         di balik surya tak ada mega? Siapa duga :                        malam purnama kan selamanya? Yang mampu kita cerna :                        kisah hari ini takkan sama esok hari                        Bersiaplah untuk tawa                        Siagalah 'tuk air mata Karna takkan ada yang sanggup menerka.                                                      ...