Langsung ke konten utama

Tlogo Joyo

Hening. Kabut menari tanpa denting. Malam hitam. Langit muram. Selaksa bayu menangkup dalam rindu. Aku termangu.

Biarkan kota penuh warna. Dan jalanan bising oleh tawa. Biarkan trotoar riuh. Sementara lorong-lorong kosong makin kecut dan ricuh. Aku sendiri di sini. Aku selalu begini. Tak pernah peduli. Takkan pernah peduli: raungan sepi di luar jeruji. Karena aku: Sunyi.

(Ketika kau bertanya 'tak duka?', ku jawab 'takkan pernah')

Komentar