Kamis, Maret 15, 2012

Luka Senja

Menunggu Mati
Kau pernah bermimpi
Lusinan ilusi samar menjelma imaji
Dunia ingin kau rengkuh
Waktu semudah sentuh
Dan kau terus bermimpi. Terus bermimpi
Tenggelam berjengkal jari

Matahari. Sinarnya galau memaki
Kau tikam bumi dengan janji
Kau sayat sepi dengan ambisi
Persetan teriakan letih
Persetan rintihan henti
Darahmu gejolak. Nafasmu berdecak
Jantung. Tak bosan mengaum dan meraung

Kini. Ya, kini

Senja menjingga berapi-api
Siluet malam
Gelap dan dendam
Ku lihat sosokmu meringkih di kesunyian
Kemana kepalan tangan?
Dimana tegapnya badan?
Tak ku dengar sipongang nyalimu berdendang
Hanya ejekan lengang
Dan kebisuan hati mendegup bagai tembang
Dimana perkasamu?
Kemana harapan itu?
Wajahmu tak lagi cerlang
Menjadi malang
Di kunyahan luka yang rembang
Sendu menyerlang...

Sumber Gambar: Rifat Khan - Cerpen - Sepotong Senja Rasa Es Krim


Anda Sedang Membaca: Luka Senja

2 komentar:

  1. bagus..
    aq suka dgn yg ini..
    izin nyimak yg laen nya gan..

    numpang gan
    http://eflianda.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silahkan gan. Makasih sudah mampir. Segera ke TKP nih! :)

      Hapus

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...