Langsung ke konten utama

Politik Gedung Baru

In the Case
(Tribute for KPK)

Kau menggebu
Ketika rumahmu yang bisu
Lengang dari pembelaan kaum lesu
Hendak dipermewah dan dipermegah
Dalih pun bertebaran
Mulai dari konstruksi yang doyong (meski kenyataannya ambisimu saja yang condong)
     hingga kondisi jamban yang mampet (walau kepalamu ternyata yang cupet)
Kini
Ketika sebuah rumah baru
Merintih minta dipoles
Mengapa kau ngeles?

Kisruh mewabah
Dari televisi satu
Lompat ke radio yang satu
Koran sesak oleh polemik dan kritik
Sindir menyindir
Deras amblas mengalir

Kau
Risau
Mencoba menegakkan wibawa
Meski kenyataannya
Kehormatanmu sudah lumpuh sejak sewindu lalu

Bela siapa dibela
Maki siapa dimaki
Inilah musim kutu loncat
Dimana ludah muncrat dan mencelat
Dimana keberpihakan dijadikan komoditas
Bahan empuk menarik popularitas

Inilah intrik, Kawan!
Selamat datang di Politik Gedung Baru...

Sumber Gambar : Seruu.com - Koalisi LSM Telah Kumpulkan Rp. 38 Juta Lebih Untuk Gedung Baru KPK

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Thalia

Musnah Damba Bagai impian Hadirmu menyorot pandang kekaguman Tak ada kemilau cahaya selain kau Tak ada kesejukan selain nafas keabadianmu Tak ada kedamaian tutur berdayu di aliran waktu. Kecuali kau Thalia Kau menjadi damba seluruh desa Bunga dan gulma Bersuka cita menyongsong setiap langkah Kau tebar wangi aroma senja Dan gemilang rona sinaran surya Sayang Lamunan kota membawaku beranjak ke sana Dengan mimpi selebar ufuk Jalanan penuh kutuk Kau titi tanpa merutuk Walau kini                        Kau kusam hilang bentuk Tak ada yang tahu Suaramu dimana tersisa Tak ada yang tahu Wajahmu dimana berada Di sebuah lorong kelam Sosok gadis sisa-sisa Menunggu entah di balik sepi Ku pandang dari kejauhan Ku nikmati dari titik sudut Mungkinkah engkau di sana? Sumber Gambar: Baltyra.com

The End of The Holiday ^.^

Menyambut Esok Yup. Saya pikir inilah saat terakhir saya ngabisin hari libur. Masa reses. Masa menenangkan diri dan menjauhkan diri dari aktivitas perkuliahan dan tugas-tugas yang naujubillah banyak banget. Ini hari terakhir, meskipun masih kesisa sehari besok, buat memikirkan rencana masa depan. Kenapa hari terakhir? Ya karena mulai Senin besok lusa nggak ada lagi rencana. It's time to action! Setuju? ^.^ Senin, jam 7 pagi, sejarah semester 4 studi saya dimulai. Dosen baru, suasana baru. Target-target baru. Saya yakin, sepanjang hati kita yakin, kita bisa melakukan apa aja. Kebaikan apa aja. Kesuksesan apapun meski terlihat rumit dan mustahil. Dan hal ini yang akan saya lakukan: Agraria harus dapat nilai A!!!! Itu tekad saya buat si dosen killer yang bakal jadi dosen di kelas yang saya ambil semester ini. Semoga ini bukan keputusan goblok saya. Tuhan, Ya Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, berikan petunjuk dan kemudahan bagi hamba. Aamiin... So, bagaimana denga...

Aku Ingin Cinta

Aku ingin cinta Suguhkan aku cinta! Biarkan ku teguk manisnya Biarkan ku jilati lukanya Biarkan ku rasai semua Patah Hati Aku ingin sentuhan Aku ingin cumbuan Berikan aku pelukan! Dan lemparkan padaku senyuman Ketika dingin meningkapi badan Ku takkan merasa kesepian Aku ingin Kau menjadi ingin Inginkan aku. Inginkan hatiku Sayang. Kau tak begitu Maka. Aku ingin cinta Pada siapa ku dapatkan dia? Sumber Gambar: Cerita Cinta - 4 Tanda Cinta Bertepuk Sebelah Tangan