Senin, Juli 22, 2013

Senja Taman Kota

Potret Kelabu Kotaku
Tudingan Menyisihkan Mereka
Di mataku
Pemandangan itu bergulir satu per satu
Sosok-sosok kumal,
   mata sayu dan keruh,
      keringat menetes dari wajah berdebu
Tangan mereka menadah meminta
Kata-kata mengiba. Raut sendu meraba
Dan, selalu sama : bertelapak tangan menolak mereka

Dan
Di telingaku
Kata-kata itu berngiang dengan inti yang sama
'Mereka penipu,'
   'mereka pemalas
       mereka, pengganggu,'
          dan berbagai 'mereka' yang membuat telingaku buntu
Aku hanya ingin tahu :
Kebenaran apa yang membuat mereka berkata seperti itu?
Mereka tahu
   atau sebatas prasangka bisu?

Sekilas lalu
Matahari lelap dalam haru
Ku langkahkan kakiku
Menuju rumahku
Dengan kegelisahan di kalbu :
Apa guna puasa jika curiga masih menggila?
Dan padamu...
   ...ku tanyakan itu!




Anda Sedang Membaca: Senja Taman Kota

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...