Selasa, Juni 04, 2013

Angin Tengggara

Dari mana kau, Angin Tenggara?
Kemana saja kau semusim ini? Kunantikan engkau dalam mimpi. Ku muak dengan rembesan langit yang manja. Ku muak dengan kicau beburung di rimbun rimba. Ku muak dengan kehijauan angan.

Datanglah kemari! Singgahlah! Keringkanlah bumiku! Gersangkanlah! Agar sejuta wajah congkak di pantat bumi membelalak : sadar otak mereka tak sanggup menyabda kerak.


Anda Sedang Membaca: Angin Tengggara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...