Jumat, Juni 29, 2012

29 Juni 2012 : Jum'at Kedua di Bulan Sya'ban - Part I ಠ◡ಠ

Evaluasi Yuk! ^^
NGGAK kerasa udah ketemu Jum'at kedua bulan Sya'ban nih. Gimana? Udah nyobain puasa sunnah? Ngaji sampe mana nih? Hehehe... Ini baru latihan, Kawan. "Kompetesi" yang sebenernya nanti di bulan Ramadhan. Nggak ada deh kayaknya atlet jadi juara tanpa latihan. Setau saya. Gitu pun kita. Kalo pengen Ramadhan kita sukses, harus dilatih mulai saat ini. Paling nggak, latihan puasa kek. Ngaji kek. Sukur-sukur Bisa sampe khatam. Nggak ada ruginya kan?(∪ ◡ ∪)

Nah. Di Jum'at kedua bulan Sya'ban ini, saya mau ngasih beberapa tips nih buat temen-temen Manyar yang barangkali rada' ogah ngejalani puasa sunnah. Masa' bodo itu puasa sunnah Sya'ban, puasa Daud, atau puasa Senin-Kemis. Hm... Ada yang kelupaan nggak? Oh iya. Puasa Hari-Hari Putih tanggal 13, 14, 15 Sya'ban. Saya kasih tips paling newbie nih. Buat temen-temen yang baru kali ini mau nyoba puasa sunnah di bulan Sya'ban. Mau tau tips-nya? Check this out!

NIAT
Usahakan niat sekuat mungkin cuma buat Allah swt. Kalo emang berat nggak bisa munculin niat itu, inget-inget aja manfaat puasa di bulan Sya'ban di samping faedah puasa itu sendiri. Inget lho. Puasa itu dari segi medis banyak diakui manfaatnya. Orang non-muslim aja disuruh puasa kalo mau dioperasi, masa' kita yang Islam ogah disuruh puasa (sunnah)? Lagian inget-inget hadist Nabi Muhammad saw. yang intinya beliau mengatakan di bulan Sya'ban ini amalan kita disetor ke langit. Apa kita nggak seneng amalan kita disetor pas kita lagi "bersih-bersih" hati, pikiran, dan badan kita? Orang liat kita keliatan bersih aja seneng banget, apalagi Allah swt. melihat umatNya "kinclong" pas lagi amalnya digudangkan di langit?

PUASA+AKTIFITAS=TANTANGAN
Orang nggak puasa jalan naek tangga dari lantai 1 ke 3 bolak-balik tiga kali itu biasa. Kalo puasa? Di sini tantangannya. Buat cowok-cowok yang ngakunya gentle, macho, cool, kalo beraninya berantem doang, kebut-kebutan sama ngeroyok anak kucing mah apaan. Nih cobain kalo berani. Puasa sunnah di bulan Sya'ban sekalian lakuin aktifitas-aktifitas yang positif, kayak kuliah, kerja, ngerjain tugas (asal nggak ngerjain tugas temen aja v( ‘.’ )v), atau sekedar latian band. Why not? Pahala orang yang berpuasa sambil beraktifitas itu lebih gede lho. Logika aja deh. Pelajar miskin jadi juara 1 UAN/UAS pasti bakal dapat penghargaan lebih daripada posisi yang sama tapi yang jadi juara pelajar yang ekonominya mapan. Kenapa? Ya dari sumber daya finansial pelajar yang kurang beruntung itu kan "nggak ada apa-apanya" dibandingkan yang kaya. Hebatnya, prestasi dia bisa menyamai atau bahkan melebihi mereka yang mapan. Apa nggak hebat? Gitu juga orang puasa. Nggak puasa ngangkat jemuran itu biasa. Lagi puasa? Nggak tantangan gimana coba?

UNIK
Lho. Kok unik? Ya iya lah. Kalo bulan Ramadhan kita puasa ya wajar. Nggak ada yang aneh. Semua orang Islam yang mampu juga puasa di bulan itu. Lha kalo Sya'ban? Jarang kan? Nah ketika kita puasa di bulan itu sama artinya kita jadi pribadi yang unik dengan keluar dari keumuman. Iya nggak? Inget lho. Yang unik-unik itu lagi ngetren sekarang. Contohnya aja nikahannya Nassar finalis KDI yang unik banget sampe (katanya ≧◡≦) ngabisin dana 4 Miliar lebih (Subhanallah.... L(・o・)」). Kira-kira buat anak yatim dan fakir miskin ada sisanya nggak ya?⎝⎲⎵⎲⎠

BUKA PUASA
Orang puasa bakalan ngerasa bener kenikmatan yang paling nikmat itu pas lagi buka (khusus newbie). Kenapa? Pertama, mereka udah laper banget dari pagi nggak makan. Kedua, mereka capek seharian disuruh ini itu n ngerjain ini itu. Ketiga, mereka seharian banyak banget ngalamin godain. Paling gampang ya ngeliatin orang makan. Nah, begitu bedhug Maghrib ngejidur dari masjid, buru-buru deh nyomot nasi ato sekedar roti buat buka puasa. Dan... Aaaah. Alhamdulillah... Kayaknya udah surga bener deh idup ini. Kalo orang nggak puasa, mau makan apa aja rasanya mah sama. Paling rasa enak di mulut doang. Kenikmatan yang terdalam mereka nggak punya. Hanya orang puasa yang punya. Kalo pengen ngerasain, ya puasa dong. Oke?

Segini dulu tips soal puasa. By the way, pengen tips buat betah ngaji nggak di bulan Sya'ban? Tunggu aja ya. To be continue dulu yach!⎝⓿⏝⓿⎠

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Kamis, Juni 28, 2012

Hilang Arah

Dimanakah Nalar?
Kau seperti orang gila
Bernyanyi semaunya
Menembangkan apa saja
Dengan kata dan kiasan tanpa makna
Kau bicara seperti lebah
Dan tertawa pekakkan telinga

Kau berlompatan
Kau berlarian
Kau. Kau. Kau!
Teatrikal atau hilang akal?

Aku sering kali mengingatkan : "Duduklah sesekali dan nikmati alun melodi matahari ketika ia terbit di pagi hari dan ketika ia lelap di senja sepi."
Kau menggeleng dengan culas
Dan kembali bergeliatan dengan bebas
Aku hanya bisa tabah
Berdo'a semoga 'ni hanya mimpi saja

Dan hari ke hari
Minggu ke minggu
Entah sang luna beredar berapa kali
Kau makin kehilangan jiwamu
Kau larut dalam euforia
Kau tenggelam dalam fantasia
Kau terjerat
Dalam lorong gelap dan tersesat

Ribuan do'a malaikat tak mempan
Jutaan asa manusia terpatahkan
Milyaran kali peringatan
Milyaran kali pula kau abaikan
Harus dengan kutukkah kau terhentikan?

Hilang arah
Durjana tumbuh mewabah
Kau. Kau. Kau
Salah satunya...

Tuhan.
Selamatkan kami dari anomali ini...

Sumber Gambar : NU Pinggiran - Ciri-Ciri Aliran Sesat
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

'Ku Cinta Kamu'

(Just for You)

'Ku cinta kamu'
Sungguh
'Ku cinta kamu'

Pada embun
Pada rambat nada yang laun
Ku katakan alun dan teduh
'Ku cinta kamu'

Because of You (I've Found My Heaven)
Maka
Ketika langit menampakkan sinarnya yang terik
Dalam banjiran keringat,
Dalam tetesan sengat,
Dan garang panasnya udara tak tergurat
Ku coba 'tuk sempat
Ucapkan dengan sangat
'Ku cinta kamu'

Kini
Ketika senja
Jingga kesumba menyapa rekah dan ceria
Pada bias kemuning di sela pepohonan waru
Dan di antara dahan-dahan nyiru nan merindu
Lembut ku ulangi ucapku
'Ku cinta kamu'

Lihat!
Malam merapat
Bulan menyembul malu-malu
Mengintip dari gugus awan putih abu
Seribu kali
Ku tegaskan hatiku
'Ku cinta kamu'

Wahai...

Dengarlah gema jiwaku...
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Minggu, Juni 24, 2012

Dengerin Lagu Yuk : Ganso Tensai Bakabon No Haru

ANEH nggak dengerin satu lagu gitu tapi sama sekali nggak paham lagunya? Tapi, lebih aneh mana sama orang yang suka sama satu lagu tapi dia sama sekali nggak paham makna lagu gitu? Hah? Kenapa? Siapa? Apanya yang 'siapa'? Oh... Orangnya itu... Hm... Saya kasih tau nggak ya? Wani piro? 〜( ̄△ ̄〜)

Oke deh. Saya kasih tau. Orang itu ya saya sendiri. Hihihihihihi... (Serem amat ketawanya...(。ヘ°))

Dari dulu saya paling demen lagu-lagu Negeri Sakura (ya nggak semua lah -.-"). Sejarah awalnya sih "terkontaminasi" dari soundtrack kartun sama film-film anak dari Jepang. Terutama yang nongol di Indosiar. Apa aja? Ya banyak lah. Antara lain Super Rescue Solbrain sama Ultraman & the Gank (biar keren dikit (/^▽^)/), mulai dari Ultraman Tiga, Ultraman Dyna, sampe Ultraman Gaia yang nggak sempat saya liat sampe tamat  .・゜゜・(/。\)・゜゜・.

Memorable
Nah, yang kali ini mau saya bahas bukan lagu-lagu Jepang yang saya demen di atas itu. Ada satu lagu yang pernah nongol di SCTV jadi ending theme kartun Si Jenius Bakabon. Ada yang inget kayak apa lagunya? Yup. Bener. Ganso Tensai Bakabon no Haru yang dibawain Koorogi'73

Sampe sekarang saya nggak tau makna lagu itu sebenernya apa. Sumpah maluuuuuu banget rasanya. Hampir tiap saat ngedengerin tapi nggak juga ngerti cerita lagu itu apaan. Sebenernya ini yang jadi alasan pendorong saya pengen belajar bahasa Jepang beberapa saat (baca: tahun) yang lalu. Tapi, karena beberapa kendala yang ada (baca: males), rencana itu tertunda (baca: nggak pernah terjadi). So, sampe sekarang bisa dibilang kayak "orang melihat tapi tak mampu melihat".

Nah, buat temen-temen Manyar yang penasaran sama lagunya Si Jenius Bakabon, nih saya kasih liriknya. Check this out!

Ganso Tensai Bakabon No Haru 
by Koorogi'73.

kareha chiru shiroi terasu no gogo sanji
jitto mitsumete hoshii no yo
tokubetsu no ai de furuete hoshii
yonjuu issai haru dakara
ganso tensai bakabon no papa dakara
tsumetai me de minai de

Intro

konayuki mau aoi madobe no gogo sanji
jitto taette hoshii no yo
tokubetsu no ai de moete hoshii no
yonjuu issai haru dakara
ganso tensai bakabon no papa dakara
tsumetai namida nagasanai de

And buat yang pengen dengerin lagunya, lengkap nggak kayak yang dipake di tivi, nih saya sediakan di bawah lengkap sama link videonya. Moga bermanfaat

[MP3] via 4shared - Ganso Tensai Bakabon no Haru by Koorogi'73
[FLV] via YouTube - Ganso Tensai Bakabon no Haru

Note : Maaf sebelumnya karena lagu+video yang saya kasih "nggak bersih-bersih amat". Ada pengulangan musik di awal sama di akhir. Dikit kok. Sorry nggak bisa ngasih yang perfect coz jaringan saya nggak memungkinkan buat nge-upload file mp3-nya. Moga berkenan. See you... ヾ(@⌒ー⌒@)ノ

Sumber Gambar :  Game Creakers - Games Cheats & Screenshots - Tensai Bakabon: On Hungama TV

*UPDATE : Kamis, 16 Mei 2013*
Tambahan "Label" :D
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Sabtu, Juni 23, 2012

Bulan Sya'ban : Bulan Syafaat atau "Bulan Kiamat"? ಠ~ಠ

PERHATIAN: Dilarang membaca artikel ini dengan esmosi |◔∇◉|. Bagi yang memiliki riwayat penyakit suudzon, sok pinter, males baca, plus fanatik, saya sarankan Anda tinggalkan artikel ini segera. Demi kesehatan Anda sendiri ●‿●✌



Kata Bijak Hari Ini :
"Siapa yang menyalahkan dirimu karena merasa benar? Dunia menyalahkan dirimu karena kamu memaksakan kebenaranmu menjadi kebenaran orang lain."



Puasakah Anda Hari Ini? ^^
NAH, kali ini saya punya topik baru yang rasanya paling pas dibincangkan di bulan ini. Kudu diakui memang saya agak telat posting artikel ini (namanya juga baru dapet inspirasi... טּ_טּ"). Tapi, daripada nggak sama sekali? By the way, soal apaan sih?

Begini pembaca yang budiman (bagi temen-temen Manyar yang namanya Budi dan Paiman, maaf cuma manggil (●⌒∇⌒●)), bulan Sya'ban, seperti yang udah sedikit saya singgung kemaren, adalah bulan yang penuh dengan tantangan. Lha, kok tantangan? Yoi. Saya bilang gitu karena di bulan ini kita diuji apakah mau atau tidak menjemput syafaat yang diberikan Allah swt. kepada kita. Menurut beberapa hadist yang bertebaran dalam artikel-artikel di dunia maya, Nabi Muhammad saw. gemar berpuasa di bulan ini karena pada bulan inilah amalan manusia dipaketin ke langit (maksudnya, dikirim gitu). Bulan ini juga bulan yang sarat akan ampunan Allah swt. Terus, tantangannya dimana? Ini dia.

Ada yang puasa nggak sekarang? Ini tantangan pertama. Kalo di bulan Ramadhan, yang puasa banyak jadi kalo kita puasa yang namanya godain itu bisa diminimalisir. Lha sekarang? Dikatakan juga sekarang bulan ampunan. Saya mau tanya lagi ini. Udah berapa kali sih istigfar hari ini? ◔_◔ Kesibukan kita bikin kita nggak sempat (ato sengaja nggak nyempetin :p) buat puasa dan istigfar untuk beberapa saat saja.

Oh ya, saya lupa tanya tadi. Ini yang baca pada mau ampunan Allah swt. semua apa nggak sih? Kalo nggak, ngapain baca artikel ini??!! Hahahaha... Just kidding...

Lanjuuuuuut

Artinya, kenapa saya bilang bulan ini bulan tantangan soalnya di bulan ini kita banyak diuji (ibaratnya sih pretest gitu deh ツ). Diuji ketaatan kita, kesabaran kita, kecintaan kita, dan kecerdasan kita, sebelum kita masuk ke bulan yang bener-bener ujian : Ramadhan (untuk yang satu ini saya posting bulan depan pas bulan puasa. Momentum banget kan? Hehehehe...). Di bulan Sya'ban, buat orang-orang yang pengen dapet ampunan Allah swt., diuji ketaatannya buat mematuhi perintah dan larangannya.

Di bulan Sya'ban, buat orang-orang yang pengen dapet guyuran ampunan Allah swt., diuji kesabarannya buat puasa sementara orang-orang laennya pada nggak puasa. Diuji buat sering-sering nahan marah dan istigfar walau kelakuan tetangga sebelah mancing buat ngegampar (☆^ー^☆).

Di bulan Sya'ban, buat orang-orang yang pengen dapet syafaat Allah swt., diuji kecintaannya kepada Nabi Muhammad saw. Kalian pernah denger kan kalo emang cinta Nabi Muhammad saw. maka cintai juga sunnahnya? Begitu lah bulan ini menjadi ujian dari kecintaan kita kepada Nabi Muhammad saw.

Lalu, diuji kecerdasan ini apaan? Eng ing eeeeeeeeng! ⎝⓿⏝⓿⎠Inilah topik kita hari ini!

Bulan Sya'ban mirip banget sama sama bulan Rajab kemaren. Pertama, soal puasa. Seperti bulan Rajab kemaren, ada sebagian umat Islam yang menjalankan ibadah puasa sunnah di bulan Sya'ban selama sebulan penuh. Kedudukan hadist yang jadi sandaran sangat baik jika dibandingkan dengan ibadah puasa sunnah di bulan Rajab yang paling kontroversial (menurut saya lho ya!) dari segi legalitas (hadist). Pada bulan Sya'ban, beberapa hadist menunjukkan bahwa Rasulullah paling banyak berpuasa di bulan ini. Bahkan ada hadist yang mengatakan bahwa beliau berpuasa dua bulan berturut-turut, yaitu Sya'ban dan Ramadhan. Sebagian lain, ada umat Islam yang mengutamakan puasa di bulan Sya'ban hanya pada paruh kedua bulan ini. Dan terakhir, ada umat Islam yang tidak menjalani puasa Sya'ban, melainkan mengamalkan puasa-puasa sunnah pada umumnya di bulan Sya'ban. Salah satunya... ya saya. (⌒▽⌒). Kecerdasan kita diuji di sini.

Kedua, soal malam nishfu Sya'ban. Lagi-lagi ini jadi celah perbedaan lagi. Buat sebagian kalangan, ada yang mengistimewakan saat itu, tapi sebagian lainnya menyatakan bahwa malam tersebut nggak ada bedanya dengan malam-malam lainnya. Mana yang bener? Diuji lagi kan kecerdasan kita?

Dua hal ini yang menjadi ujian bagi kecerdasan kita. Kecerdasan Bersikap!

Dua hal di atas adalah kenyataan yang, insya Allah, akan jadi perdebatan sepanjang zaman. Dengan dasar yang dimiliki masing-masing, kita harus bisa menyimpulkan bahwa nggak ada kebeneran yang mutlak dari apa yang dibuat, dipikir, dan diangankan oleh manusia. Kita lupa bahwa setiap orang punya hak buat mengikuti apa yang ia yakini. Sepanjang keyakinan itu ada dasarnya, ya aqli maupun naqli (untuk hal ini saya pikir hadist masuk juga deh), kenapa nggak? Soal ibadah itu diterima atau nggak, lha yang punya buku rapor itu Allah swt. kok ya kita yang ribut sih?

Saya agak lucu kemaren dengerin beberapa anak muda (walaupun nongkrong di depan kampus, saya nggak yakin mereka mahasiswa -.-") yang debat panjang soal puasa dan malam nishfu Sya'ban. Yang pro sebulan puasa nyalahin yang kontra. Yang kontra bilang kalo yang pro itu nggak pakai logika. Kalo yang bulan Rajab, yang katanya bulannya Allah swt. kita nggak boleh puasa penuh (menurut sebagian hadist), apalagi bulan Sya'ban yang "cuma" bulannya Nabi Muhammad saw.? Yang pro sebulan full juga nembak 'kata siapa puasa di bulan Rajab sebulan penuh nggak boleh?' Dan perang hadist pun terjadi. Hahahahahaha... Dasarnya pegangannya aja udah beda gimana mau nyamain coba?

Memang mereka "diskusiinnya" dengan santai. Cuma, apa semua orang bisa "berdiskusi dengan santai" soal kedua hal itu, seperti mereka?

Orang-orang yang berpuasa sebulan full atau yang hanya paruh kedua atau lagi seperti saya, hanya menjalani puasa sunnah seperti biasa di bulan Sya'ban, berdiri di atas pondasi pemikiran yang berbeda. Kutub berpikir, kalo udah beda, mau disamain kayak gimana? Yang penting, seperti udah saya singgung di atas, kita harus punya dalil aqli dan naqli dalam mengamalkan ibadah kita. Dan dalil-dalil itu nggak boleh cacat. Kalo dalilnya aja udah diragukan apalagi keliru, gimana dong amalannya?

Kecerdasan kita diuji di bulan ini untuk menyikapi setiap perbedaan secara luwes. Perbedaan pasti ada. Dan kelemahan umat Islam terbesar adalah memandang perbedaan sebagai sebuah penyimpangan padahal hal tersebut muncul karena adanya sudut pandang yang berbeda. Bukan aqidah. Selagi tidak menyimpang dari hukum pokok, kenapa nggak? Sebut aja soal perbedaan qunut dan tidak. Sekampung bikin dua masjid cuma gara-gara qunut. Busyet dah. Dengerin noh dakwahnya alm. Zainuddin MZ. Dan di sekitar kita, barangkali, ada yang kayak gini.

Indah Karena Beda
Perbedaan jadi musuh besar bagi umat Islam. Belum lagi soal celana dilingkis. Yang ngelingkis celana bilang kalo yang celananya ngulur sampe lebih dari mata kaki itu bakal dilempar ke neraka. Yang ngelingkis melet sambil ngeles 'Itu kan buat yang ngulur celana karena sombong.' Bubar deh lagi ukhuwah islamiyah. Yang ngelingkis nggak mau nyapa orang-orang yang celananya nggak dilingkis. Begitupun sebaliknya. Yang masalah beginian sampe jadi alasan buat bikin komunitas sendiri. Lha itu Palestina sama korupsi di Indonesia, kenapa nggak pada aksi? Masa' demo doang?

Di bulan Sya'ban inilah kita harus belajar menghargai pilihan orang laen. Perbedaan itu indah dan ia adalah khazanah yang cantik di tengah-tengah padang mutiara yang jelita. Sekali lagi, selagi tidak menistakan inti ajaran Islam, kenapa harus dimusuhi? Kalo kayak mengubah bacaan sholat pake bahasa Indonesia (besok-besok boleh dong saya pake bahasa Jawa? *.*) ato baca Qur'an tapi transliterasi Indonesia (denger-denger sih pernah ada yang beginian) itu baru yang harus dicegah. Atau penodaan nilai-nilai Islam lainnya seperti mengaku-ngaku sebagai titisan Nabi Muhammad saw., mengaku-ngaku nabi, atau yang lebih parah mengaku jadi Tuhan, silahkan deh kalo mau dibabat. Saya persilahkan. <【☯】‿【☯】>

Dan terakhir sebelum topik ini saya tutup, saya mau mengajak temen-temen Manyar untuk mempercerdas cara pandang, sikap, dan respon kita terhadap setiap perbedaan, khususnya mengenai ritus ibadah di bulan Sya'ban. Jika memang bertentangan dengan ritus kita, beritahukan perbedaan tersebut. Jika tidak mau mendengar dan mereka memiliki dalil untuk itu, kenapa harus dipaksakan? Agama Islam saja tidak memaksakan ketauhidan akan Islam apalagi mengenai keyakinan akan ritus keagamaan sepanjang hal itu bukan sesuatu yang substantif.

Kita jadikan bulan Sya'ban sebagai bulan syafaat, bulan yang penuh dengan ampunan dan pertolongan Allah swt. Jangan jadikan bulan ini sebagai bulan kiamat yang penuh dengan kebencian antara umat Islam satu dan lainnya cuma gara-gara kebiasaan puasa yang berbeda dan cara pandang soal nishfu Sya'ban yang berlainan. Hari gini masih perang soal begituan, hellooooo!!! Apa kata dunia??!!

Ada satu lagi. Soal sholat khusus di malam nishfu Sya'ban. Ada legalitasnya nggak? Kalo ada, tolong share di sini ya? Setau saya sih amalan yang satu ini nggak pernah ada. Banyak pendapat juga menjustifikasi sebagai bid'ah. Setau saya lho.

Dan buat yang butuh referensi soal ibadah puasa dan amalan lain di bulan Sya'ban, nih saya kasih. Tinggal klik aja. Moga bermanfaat :
  1. Islam 4 All - Berapa Lama Puasa Sunnah Sya'ban?
  2. Farid Nu'man Hasan - Keutamaan Bulan Rajab, Sya'ban, dan Ramadhan
  3. My Blog (Catatan Abu Alifa) - Puasa di Bulan Rajab dan Sya'ban
  4. VOA Islam - Apa Benar Tidak Boleh Puasa Tanggal 15 Sya'ban?
  5. Islam QA - Apakah Dianjurkan Berpuasa Pada Bulan Sya'ban Secara Penuh?
  6. Asmaul Chusna - Amalan Sya'ban
  7. Konsultasi Syariah - Mengenal Bulan Sya'ban
  8. Konsultasi Syariah - Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban 



So, Buat Yang Puasa, Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Sunnah Bulan Sya'ban, Kawan-Kawan Manyar! Semoga Ridho Allah swt. dan Limpahan Syafaat-Nya Senantiasa Tercurahkan Kepada Kita Sekeluarga! Aamiin...



Note : Kalo masih ngajak ribut soal sapa yang bener sama sapa yang salah, jawaban saya : Yang salah itu yang sama sekali nggak nyoba puasa sunnah. Oke? (▰˘◡˘▰)

Sumber Gambar :
Yuda KPJ - Hukum Berpuasa di Bulan Sya'ban
The Story of Ria - Perbedaan
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Ya Rasulullah

(Catatan seorang umat di geliat zaman yang pekat)

Ya Rasulullah,
Telah kami dengar gemetar do'amu
Memelas, meminta duli Sang Robbi
'Tuk cintai kami
Lebihi dari kecintaanNya padamu

Yang Terindu
Ya Rasulullah...
Telah kami lihat
Guratan sejarah yang tumpat*
Akan sorak gempita tekadmu yang cuat
'Tuk menuntun kami
Menuju dermaga senja firdausy jannah

Ya Rasulullah...
Telah kami raba
Telah kami rasa
     seribu luka yang membebat dan menjerat
     selaksa letih yang iba dan berbusa
     sejuta air mata
     yang tumpah karena cinta
Kau berikan semua dengan percuma
Kau berikan segala tanpa damba
Kau berikan seluruh tiada keluh
Terbingkis kudus dan utuh
Hanya 'tuk kami yang satu

Zaman beralih. Musim menepi...

Ya Rasulullah,
Sudahkah kami lakukan sama untukmu?

Ya Rasulullah,
Sudahkah kami agungkan namamu, seperti kau dambakan kami dalam do'a-do'amu?

Ya Rasulullah,
Sudahkah kami renungi jejakmu
   dan resapi tetes peluh pengorbananmu?

Kami hilang dalam api, ya Nabi...
Kami sesat dalam imaji

Kami terkurung dalam realita dan bingung, ya Rasul
Tersuruk dalam masygul

Ketika kami sepi
     tersudut sendiri di tepi hari
Mengapa seperih ini?

Ya Rasulullah,
Pantaskah kau agungkan kami
   sedangkan kami nyaris tak mengenalimu sama sekali?

Zaman berganti. Musim menjadi...

Kami. Dan seratus milyar anak cucu kami
Terpinggir dalam keasingan hati
Pencakar langit tak mampu menandingi ketinggian pencil kami
Jagad raya tak cukup luas menampung keresahan kami
Ya Rasulullah,
Dimanakah lorong kami kembali?


*Kosa Kata Manyar : Tumpat, berarti penuh padat

Sumber Gambar : Engkoh - Biografi Nabi Muhammad
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Jumat, Juni 22, 2012

Monumental

Mati Segan Hidup Pun Enggan
Sungguh fenomenal bangsa ini
Sekian dekade merangkak dan tertatih
Tak jua kini
Ia bergegas lancar berlari

Sungguh fenomenal negeri ini
Sekian windu lepas dari musuh
Dan mencoba teguh menata ladang pertiwi
Kini
Mengapa kau rengkuh lagi musuh yang dulu kau usiri?

Ah
Sungguh fenomenal kami
Bermimpi kemakmuran datang
Apa daya kemalasan menjadi dalang
Bermimpi keadilan datang
Bah! Kawan terinjak pun kita tenang

Tak fenomenal bagaimana diri kami?

Sumber Gambar : Wikipedia - Indonesia
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

22 Juni 2012 : Jum'at Pertama di Bulan Sya'ban ٩(-̮̮̃•̃)

Selamat datang, ya Sya'ban
NGGAK kerasa sebulan lagi kita akan berjumpa dengan bulan Ramadhan (Ya Allah... Berikan kami umur panjang hingga dapat bertemu dengan Ramadhan tahun ini dan tahun-tahun yang akan datang... Aamiin... v(ಥ ̯ ಥ)v). Bulan puasa bagi umat Islam. Bulan dimana kebaikan sepertinya menjadi barang yang paling dicari. Bulan dimana sedekah menjadi begitu rajin dan pengemis menjadi begitu banyak. Bulan dimana masjid-masjid penuh sesak dengan jamaah shalat tarawih.

Tapi, itu masih sebulan lagi. Hari ini, saat ini, kita berada di bulan Sya'ban. Bulan "kejepit." Rajab sudah berlalu dengan berbagai puasa dan ibadah sunnah lain yang kita kerjakan. Nabi Muhammad saw pernah bersabda bahwa bulan Sya'ban adalah bulan beliau. Beliau banyak melakukan puasa di bulan ini karena pada bulan inilah amalan-amalan manusia diboyong ke langit. Pada bulan inilah, beberapa ulama menyebutnya Bulan Syafa'at, Allah swt memberikan syafa'atNya kepada umat-umatNya. Rasanya begitu aneh jika kita melewatkanya gitu saja (✖╭╮✖)

Nah. Jum'at pertama di bulan Sya'ban. Apa yang mau dibahas dari hal ini? Sebenernya, hari Jum'at di bulan Sya'ban nggak ada bedanya dengan Jum'at-Jum'at lain di bulan-bulan lainnya selain situasinya saja yang ada di salah satu bulan yang istimewa. Jum'at adalah hari terbaik bagi umat Islam. Hari Jum'at mengingatkan saya, 21 tahun yang lalu, lahir sebagai manusia ke muka bumi. Suatu kebanggaan bagi saya bisa terlahir pada hari istimewa umat Islam. Dan di hari Jum'at ini, saya dan orang-orang lain yang mungkin berpikiran, berperasaan, dan berkeinginan sama seperti saya : Mari kita jelang Ramadhan dan kita lalui bulan Sya'ban dengan penuh semangat! ⎝⓿⏝⓿⎠

Kita jadikan bulan Sya'ban ini menjadi bulan uji coba sebelum bulan uji coba yang sebenarnya datang. Jangan kita lewatkan keberkahan bulan ini. Kita tak pernah tahu apakah tahun depan kita bisa sampai di bulan Sya'ban dan menikmati indahnya bulan Ramadhan. Kita tidak pernah tahu. Maka, mari kita hiasi bulan ini dengan ibadah, ibadah, dan ibadah. Semoga Jum'at yang indah ini mengantarkan kita menjadi umat yang paling indah dengan memanfaatkan bulan yang indah ini dengan amalan-amalan dan perbuatan-perbuatan yang indah pula. Aamiin.

So, nunggu apa lagi? Buruan sebelum kehabisan! ٩(͡๏̮͡๏)۶

NB: Buat temen-temen Manyar yang mau tau lebih banyak soal Sya'ban, ini beberapa link yang bisa dijadikan bahan bacaan. Semoga bermanfaat.

Referensi Tambahan :
*Artikel Website*
-Kholik - Forumkami.net - Inilah Keistimewaan Bulan Say'ban
-Bersama Dakwah - Khutbah Jum'at : Keutamaan Bulan Sya'ban
-Habib bin Hilal - Keutamaan Bulan Sya'ban

*Catatan Facebook*
Muhammad Sulton - Keutamaan Bulan Sya'ban

Sumber Gambar : Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed - Keutamaan Bulan Sya'ban


Update : Jum'at, 14 Juni 2013 Pukul 17.57 WIB
Berkenaan dengan banyaknya penayangan di artikel ini dalam beberapa waktu terakhir dan untuk memberikan informasi yang relevan lainnya, Sahabat Manyar dimanapun berada bisa membaca posting selanjutnya yang berkaitan dengan artikel ini.
  1. Bulan Sya'ban : Bulan Syafaat atau "Bulan Kiamat"? ಠ~ಠ 
  2. 29 Juni 2012 : Jum'at Kedua di Bulan Sya'ban - Part I ಠ◡ಠ 
  3. 29 Juni 2012 : Jum'at Kedua di Bulan Sya'ban - Part II ಠ◡ಠ (END)
Semoga berkenan ^^
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Kamis, Juni 21, 2012

Aku Tertawa

Bayi pun Turut Menertawakanmu
Aku tertawa
Melihatmu
Berebut gundu dengan bibir berlumas gincu

Tapi,
Aku lebih tertawa lagi
Melihatmu sendiri
Tergugu dan nyeri
Ketika biji gundu itu melesat ke dahi
..... Bekas dan jelas

Sumber Gambar : Google
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Ikutan Polling Yuuuukkk,,,!! ヾ(´▽`;)ゝ

Sapa hendak turut tut tut tuuuut
POLLING buat benah-benah blog udah beres. Udah baca belum? Kalo belum, baca dulu gih biar paham. Nih artikelnya,,,===┌(★o☆)┘Klik Sini└(★o★)┐. Xixixixixixi,,, Emang ada hubungannya ya? Ya ada laaaah. Apa? Ini mau saya bahas. Cerewet ih.

Nah, kalo tadi polling soal ngebenahin blog, polling kali ini bakal fokus buat ngeliat kecenderungan para voters. Kecenderungan apaan? Ini dia. Liat lagi gambar di atas. Tau judulnya? Kenapa nggak keliatan? Nih deh saya kasih yang lebih jelas lagi.
Pilih dengan hati nurani ya

Ini dia polling terbaru kita=====00>>

Udah keliatan kan sekarang? Apa? Yoi. Anda benar. Polling Jejak-Jejak Manyar kali ini soal Puasa Tahun Ini. Saya berharap Sahabat Manyar mau berpartisipasi di polling kali ini. Saya hanya pengen tau kok pendapat dan sikap temen-temen soal puasa kali ini. Vote sesuai nurani ya? Rahasia dijamin. Dijamin bocor. Hahahaha... Just kidding.

Apa? Hadiah? Hm... Hadiah. Oke! Sapa nih pengen hadiah? Semua? Baik kalo begitu. Silahkan minta kepada orang tua masing-masing ya. Hehehehe... Enak banget minta hadiah. Pulsa modem saya kesedot aja nggak ada yang gantiin malah dipalakin hadiah. Sadis banget sih? (☆^ー^☆)

Mungkin saya nggak bisa ngasih hadiah buat para voters yang udah meluangkan waktu ikutan polling kali ini. Tapi, saya janji artikel yang nanti "lahir" dari polling kali ini bakalan inspiratif dan (insya Allah) entertaining dan ngilangin stres gara-gara mikirin mudik. Setuju?

Sekedar info, berhubung polling-nya gratisan jadi nggak ada expiry date-nya. Nah, buat pengumuman aja, polling kali ini bakalan ditutup TANGGAL 19 JULI 2012 JAM 23.59:59 WIB. So, buat temen-temen yang mau nyumbang suara (apa? baju bekas? Lu kira ane korban tsunami apa dikasih begituan??  凸(`⌒´メ)凸), buruan ya? Sebelum terlambat. Hehehehe...

Oke. Sekian dulu ya artikel kali ini. Saya mau belajar nih. Besok ada UAS. See you, guys.

NB: Belum saya kasih tau ya hubungan artikel kali ini sama yang sebelumnya? Oke. Saya kasih tau. Hubungannya adalah.... sama-sama soal polling. Hehehe... Kabuuuuuurrr ===||┌U・ェ・U┘

Sumber Gambar : Tanya lagi,,, \(-___________-;)/
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

@Smartfren, Saya Tepati Janji Saya

WAH, saya harus terima kasih banyak buat Saudara Faizal yang sudah kirim komentar lanjutan memberitahukan kalo sejumlah pulsa yang ilang kemaren udah balik ke rumahnya masing-masing. Dan setelah saya cek saldo pulsa saya, ternyata balik! Rp. 15.000,00. Kontan. Nih buktinya.
Bukti sebuah tanggung jawab

Kenapa? Nggak keliatan? Nih saya kasih yang lebih jelas lagi.
Lihat yang di-block biru
Alhamdulillah ternyata Smartfren mau mendengar keluhan para konsumennya. Semua ini berkat kerja sama semua pihak, khususnya konsumen yang mau mengutarakan kerugian mereka melalui berbagai cara, salah satunya dengan memposting artikel seperti yang saya lakukan kemarin.

Artikel ini saya tulis buat "memperbaiki" artikel sebelumnya sekaligus sebagai bentuk APRESIASI TERTINGGI saya buat Smartfren yang cukup sigap menyelesaikan masalah ini dalam 24 jam. Patut diacungi jempol tindakan pemulihan yang dilakukan Smartfren terhitung sejak tanggal 20 Juni 2012 kemaren. Semoga "tragedi pulsa" ini menjadi pengalaman "manis" bagi penyedia jasa telekomunikasi di mana pun berada untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan, menjaga trust konsumen, dan tanggap dalam setiap keluhan. Dan sepertinya, saya cabut ultimatum saya buat pindah operator. Setidaknya untuk 1-2 bulan ke depan.

Dan, sekali lagi, untuk memperbaiki artikel sebelumnya yang berjudul Balada Modem Smart(un)fren, sudah saatnya saya mengucapkan...

ヾ(●⌒∇⌒●)ノArigatou Gozaimasu, Smartfren... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ


NB: Untuk kalimat pada artikel sebelumnya yaitu "saya biarkan artikel ini berdiri setia di blog pribadi ini dan (barangkali) akan menyebar di berbagai forum tulis-menulis yang ada di jagat dunia maya." Kalimat tersebut mohon diartikan secara tersirat. Arti dari kalimat tersebut dengan interprestasi secara tersirat adalah saya tidak akan menulis artikel positif (semacam ucapan terima kasih, ralat, dsb) sebagai tanggapan apabila keluhan yang terdapat dapat artikel tersebut tidak diakomodasi. Dengan artikel ini, sehubungan dengan telah dikembalikannya sejumlah pulsa yang hilang, saya sebagai pemilik blog ini menyatakan artikel ini sebagai RALAT terhadap stigma-stigma yang terdapat dalam artikel sebelumnya. Ralat dalam artian mengeliminir dugaan saya bahwa hilangnya pulsa kemarin adalah suatu kesengajaan. Dan mengenai artikel sebelumnya, saya akan tetap membiarkan artikel tersebut ada sebagai "cermin" bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati terhadap industri telekomunikasi manapun serta bagi pelaku usaha telekomunikasi untuk menjaga kepercayaan yang diberikan publik kepada mereka. Demikian.

Pulsa yang Hilang Kini Telah Kembali


Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Polling Ditutup. The Result is... ^^

Bahan Evaluasi
CUKUP lama ternyata polling "Kamu Suka Blog Pribadi Kayak Apa Sih?" saya buka. Walaupun voters nggak seperti yang saya harapkan (maklum. Nggak pernah promosi [^.^]), hasil yang ada udah menunjukkan kira-kira apa yang harus di-upgrade dari blog ini.

Nah. Sekarang hasil sudah di tangan, kapan nih mau ada perbaikan? Ini nih yang saya bingung. Konsep perbaikan secara umum udah ketemu toh lewat hasil polling. Cuma, formatnya pagimana?

Btw, belum tau ya final result dari polling tempo hari? Nih saya kasih gambarnya.
It's time to analyze
Dari 13 vote, ketauan tipikal blog pribadi yang Paling disukai adalah blog pribadi model Share Pengalaman Pribadi dan All in One (Kayak Nescafe aja all in one (>ˆ▽ˆ)>). Di peringkat kedua, tipe blog pribadi yang disukai adalah blog dengan konten Inspirasi dan Renungan disusul di peringkat ketiga Karya-Karya Sastra (astaga... Berarti... ͼ(ݓ_ݓ)ͽ). Terakhir, peringkat keempat di isi Kumpulan Humor dan Teka-Teki, Lain-Lain, dan Saya Tidak Suka Blog Pribadi. Apapun hasilnya, makasih banyak buat temen-temen blogwalker yang rela menghabiskan sekian hari (cz nungguin loading blog saya ٩(●̮̮̃•)۶) "hanya" buat nge-vote polling saya. Masukan temen-temen sangat berarti buat saya. Moga ke depan Jejak-Jejak Manyar makin baik lagi, visitor friendly, dan hadir dengan konten-konten menarik. Sekali lagi, Arigato Gozaimasu! ☜(*▽*)☞

Sumber Gambar : Masa' iya sih nggak tau gambar-gambar itu dari mana? Kebangetan amat,,, ∑(O_O")
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Sedikit Sindiran & Segudang Pelajaran

Menggiurkan : Harta dan Dosa
DUNIA wirausaha sering disebut dunia yang paling menyenangkan. Bill Gates dari dunia software, Mark sang empu Facebook atau Soichiro Honda sang bisnismen otomotif terkemuka dan tersohor akan jatuh bangunnya usaha yang ia rintis. Semuanya orang-orang yang berkecimpung di dunia enterpreneur, apapun spesifikasi bidang mereka. Mereka mengubah dunia dengan pikiran, ucapan, dan tindakan mereka. Dan, apakah mudah menjadi seperti mereka? Jawabannya : TIDAK!

Butuh kerja keras dan komitmen yang tegas terhadap kepuasan konsumen untuk menjadi pelaku usaha yang sukses. "Pembeli adalah Raja." Saya pikir itu terlalu baik untuk pembeli yang seleranya seperti angin : sekarang ke Utara, besok pasti hilang entah kemana. Jika, "Penjual adalah Raja"? Heloooo, siapakah yang paling membutuhkan siapa? Secara emosional, lebih baik memperoleh sesuatu yang mahal dibandingkan mempertahankan sesuatu yang murah dengan resiko kita bakalan mati muda karena terus-menerus dikecewakan. Buat saya, Pembeli adalah Mitra. Pembeli adalah Saudara. Selayaknya kepada mitra kita, kepada saudara kita sendiri, kita harus menunjukkan sikap respek kita yang tinggi dan penghargaan yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya dengan memberikan yang terbaik dari apa yang mampu kita berikan.

BAGAIMANA JIKA TIDAK MAMPU MELAKUKAN ITU?
***
Butuh mental yang sehat (rasionya) ketika kita ingin menginjakkan kaki di belantara bernama 'Rimba Enterpreneur.' Tak berlebihan. Rimba itu, di dunia, adalah sebuah sudut kehidupan yang gersang dan tak pernah mau dijamah. Ketika seseorang terjun ke dalamnya, pikirannya kalut oleh dua hal : keuntungan dan kerugian. Berbagai cara pun dilakukan untuk meningkatkan margin keuntungan dan menekan celah kerugian. Apapun. Itulah naluri alamiah dari manusia ataupun "manusia" (baca : badan usaha).

Ironis memang. Ketika tuntutan bertahan hidup mendesak pikiran setiap pelaku usaha, maka jalan utama yang harus ditempuh adalah menyelamatkan perusahaan dengan mengorbankan mereka yang berada di luar lingkaran kecil pelaku usaha. Mulai buruh hingga konsumen. Model tumbalisasi bermacam-macam. Sebut saja PHK massal tanpa pesangon, out sourcing cap kucing, hingga tindakan misirepresentation ads demi mendapatkan animo yang berlebih para konsumen baru. Segala macam slogan diusung ke depan. Gembar-gembor iklan, lempar harga, banting bonus semuanya menjadi daya tarik yang seksi. Namun, sudah siapkah dengan persaingan yang sesungguhnya?

Kemarin, khususnya, kita banyak belajar dari sebuah perilaku usaha yang buruk. Kepercayaan, trust, adalah berlian termahal yang pernah ada dalam sejarah kehidupan dunia. Karena trust Tuhan menciptakan para nabi dan rasul yang mengagumkan. Dan karena trust pula Tuhan menghabisi umat-umatNya, yang dengan tololnya, mencabut kepercayaan Tuhan akan ketaatan mereka.

Kemarin kita sudah belajar bagaimana sebuah kebohongan, serapat apapun disembunyikan, pasti akan terkuak pada akhirnya. Hanya saja, yang patut disayangkan, terlalu banyak hati yang terlanjur tersakiti. Terlalu banyak kepercayaan yang dimusnahkan, dan teramat banyak pengorbanan yang dilakukan. Orang-orang di luar sana, semacam kepala negara multitalent kita atau kaum-kaum gagak berkicau yang kita pilih tiga tahun lalu untuk mewakili kita di gedung miring sana, takkan punya waktu untuk mengurusi pulsa Rp. 15.000,00 yang hilang atau koneksi internet yang melet-melet. Waktu mereka lebih berharga untuk menyusun rencana pemilu 2014 nanti sekalian mengundi kira-kira proyek apalagi yang sedap untuk dinikmati nanti.

Dan hari ini, lewat sedikit sindiran dan segudang pelajaran, kita sudah menemukan sebiji kesadaran. Ketika negara berlomba-lomba menyuarakan gelombang kewirausawaan dan celetukan era enterpreneur generations, kita harus ingat : negara lupa menyuarakan badai kewarasan industri dan upgrading of public's trust. Yang ada di telinga kita-soal impian menangani pajak secara serius kepada pelaku usaha, monitoring investasi dan perhatian terhadap lingkungan sosial-hanyalah angin pagi yang memberikan janji bahwa industri bukanlah hama di negeri ini.

Masalahnya, negara lupa bagaimana menegakkan hukum di negeri ini kepada setiap industri yang terindikasi mengerdilkan bangsa ini. Mengelabui bangsa sendiri demi buncitnya perut mereka sendiri. Negara lupa memberikan wejangan kepada pelaku usaha bahwa usaha didirikan di atas pengabdian kepada konsumen. Ketika negara melupakan keduanya, dan industri mengelilingi kita dengan teror-teror yang tak kasat mata, bersiap-siaplah : Kita terkepung dalam kiamat korporasi.
***
Perlu waktu bertahun-tahun untuk mencetak aset usaha hingga bermilyar-milyar rupiah. Namun, butuh berjuta-juta tahun untuk mengembalikan kepercayaan konsumen yang terlanjur dikhianati demi keuntungan sesaat. Ketika trust hilang, yang tersisa tinggal slogan di setiap iklan layar kaca. Dan saat para penonton tanpa sengaja melihatnya, tangan mereka segera menjumput remote di sampingnya dan menekan channel sebelah dan melalui iklan menarik itu begitu saja.

Saat itulah mereka, para enterpreneur, di negeri ini akan tahu : pelanggan adalah kawan. Sayang, sesal kemudian hanyalah umpatan. Tak lebih.

NB: Tulisan ini hanya untuk menjadi referensi bagi tunas-tunas enterpreneur muda Indonesia. Industri tak hanya soal kaya, tapi juga bagaimana bisa membentuk masyarakat kaya dengan produk yang kalian cipta. Ketika merasakan kepuasan dengan apa yang kamu buat dan kamu lakukan, percayalah: itu momen paling berharga kalian selain malam pertama dan pengumuman kalian dapat lotre masuk surga. ≧✯◡✯≦✌

Selamat pagi, Sahabat...!! 乂⍲‿⍲乂

Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Rabu, Juni 20, 2012

SlideShow : Akhirnya Beres Juga ^^

SETELAH nyaris ribuan tahun tak terselesaikan (sumpah lebay banget! ٩(>.<)"۶), akhirnya slider Nivo di blog ini bisa berjalan lagi! Alhamdulillah.

Si Pochil Ngapain tuh?
Semua masalah kalo ditangani dengan tenang, niat yang matang, dan akses informasi yang panjang (nggak asal comot satu info tapi ditelusuri dulu asal-usul info itu) pasti nggak bikin kesuksesan kita jauh dari genggaman. Eits, jangan lupa restu ortu dan ijin Tuhan. Mau banting tulang ampe gepeng pun kalo orang tua nggak ngerestuin jalan kita (catatan : khusus buat jalan yang keliru) dan Tuhan nggak ngasih ijin kita sukses (baca : belum!), barangkali kita harus bersabar untuk sukses. Seperti ngedit template ini! Bayangin aja. Lebih dari enam bulan (kayaknya ≧◠◡◠≦✌) slideshow blog ini nggak jalan. Puluhan kali saya obok-obok, sampe gila-gilaan bikin dua blog ujicoba dan semuanya berakhir di kresek sampah, nggak bisa-bisa juga slider-nya jalan. Eh, ternyata, cuma tinggal mindah script doang persis ke atas script body end yang bikin blog ini kembali "idup." Nah. Satu masalah pun kelar. Tinggal nyari masalah laen nih. Lho, kok...?

Maksudnya, nyari masalah laen yang belum dikelarin. Gituuuuu...

Hm... Polling di sidebar kanan baru besok tutup. Berarti hari Jum'at ada bahan buat postingan nih. Makasih banyak buat Temen-Temen Manyar yang rajin banget datang ke sini. Mulai dari sekedar nengok, ikutan baca artikel yang ada, sampe nawarin video sex (maaf sebelumnya, saya nggak minat!), you mean everything to me. Maaf banget kalo saya nggak belum bisa kunjungan balik. Ini minggu-minggu pembantaian buat saya. Insya Allah setelah badai berakhir, saya bakalan blogwalking sampe jebol ini laptop (tuh kaaaan. Alay lagi deh... ≧'_'≦""). Dan yang paling penting, kalo nggak ada halangan saya udah siapin kejutan konten di bulan Juli nanti. Konten pertama bakalan saya lempar bersamaan dengan H-1 bulan puasa. Apakah itu?? Tunggu aja tanggal mainnya...! (─‿‿─)

Nah. Berhubung sekarang udah malem banget, saya tutup dulu ya artikel ini. Bingung mau nulis apa lagi. Insya Allah besok saya kasih tulisan lagi. Daftar hutang mau? Hehehehe... Oke deh. Sebelum tambah garing saya...

ε=ε=┏( >_<)┛ ,,,, ε=ε=┏( >_<)┛ ,,, NGACIR DULUUUUUUU

Akhir dari Persoalan Pasti Ada Jalannya
 Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Balada Modem Smart(un)fren

Proses Talak 2 1/2(ノಠ益ಠ)ノ
KALI ini, secara tegas, secara nyata, dan dengan kesadaran diri yang penuh saya harus mengatakan hal ini : Jangan terbujuk iklan dan jangan terpaku harga!

Banyak produk-produk berharga murah bertebaran di sekitar kita. Sepatu, baju, tas, perkakas. Belum lagi ponsel, laptop. Terakhir, Modem. Wow! Di-bold, kek. Hehehe... Yup. Kali ini saya akan mengangkat sebuah realita yang cukup serius. Sebuah contoh nyata (indikasi) kejahatan korporasi yang (sepertinya) tengah terjadi dan saya alami. What is it?

Sejarah dengan kesaksiannya yang ada mencatat (cieeeee..... Hehehe...), usaha cek pulsa yang saya lakukan berkali-kali pada 19 Juni 2012 sejak pukul 20.57:42 baru membuahkan hasil pada pukul 22.16:24 dengan sebuah SMS balasan dari 999 yang berisi : "Pulsa Anda Rp. 15,000 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr." Alhamdulillah. Masih ada. Kirain udah habis atau apa gitu soalnya Modem Smartfren yang katanya anti lelet kok malah melet-melet hanya dibuat ngebuka Kakek Google. So, tanggal 19 Juni 2012 tercatat untuk kesekian kali saya dikerjain si Modem Anti Lelet ini. Dan rencana mengedit blog ini tertunda kurang lebih 2 jaman karena template yang saya otak-atik nggak bisa nyimpen! Kenapa?? Busyet dah. Gimana mau nyimpen coba kalo koneksinya aja cuma banter gambar sinyal doang?! Bener emang Mas Sinyal 1X + EVDO kenceng banget sampe tangga sinyal tertinggi. Anehnya, kenapa mogok ya? Kenapa ngebuka wikipedia, Portal Online Surya, dan beberapa blog pribadi nggak bisa? Untuk diketahui, buat ngebuka situs resmi Smartfren aja susahnya minta ampun. Padahal, dalam kondisi lelet pada hari-hari sebelum ini, kelemotan hanya menimpa situs-situs di luar website resmi Smartfren. Cobain deh buka situs Smartfren pas lagi ngadat. Menurut pengalaman saya, trafik statistik download Anda akan melonjak sampe 30kbps! Hm... Ajaib deh.

Lanjuuuuuuuut!!!!

Nah. Sejarah dimulai tadi padi. Jam 8.51:48. Sebuah pesan dari 999, tanpa dipanggil apalagi diundang, ujug-ujug nongol. Bawa kabar gembirakah? Ternyata, "iya" : IYA MUSIBAH...

ISI SMS DARI 999:
Pulsa Anda Rp. 0 berlaku s/d 06/06/2013. Dgr lagu top, hub 357. Rp6rb/30hr
Saya kaget. KEMANA PULSA 15RIBU SAYAAAAAAAAA?????

Saya tarik nafas berkali-kali, saya lepaskan dari lubang yang sama saya menghirupnya. 'Sabar... Sabar...' batin saya puluhan kali. Saya tes buka situs-situs secara acak di bookmark Firefox saya. Nihil. Dan downloadan saya, yang udah jalan sekitar 31% merangkak di tempat. Aduh! Apes. Otak saya kepikiran macem-macem. Mulai yang normal (Smartfren lagi error system) sampe yang abnormal (orang-orang Smartfren lagi error moral alias ngentitin pulsa saya). Tapi, itu prasangka. Dan sekali lagi, kita nggak bisa berpedoman pada prasangka. Saya harus ambil langkah untuk membuktikannya. Dan langkah apa yang saya ambil?

LANGKAH YANG SAYA TEMPUH SELANJUTNYA:
ε=ε=┏( >_<)┛===>>> Segera menuju Galeri Smartfren di Jalan Bendungan Sigura-Gura, Kota Malang ===>>>ε=ε=┏( >_<)┛
***
Sekitar pukul 10.45 WIB.

Setelah nyasar masuk customer service Dyna Cell (salah sapa gedung satu dibikin dua kantor!!! Eh, betul nggak sih tadi Dyna Cell?(¬_¬”)), saya akhirnya nyampe di meja pelayanan Galeri Smartfren di Jalan Bendungan Sigura-Gura. Seorang siswa setingkat SMA (seragamnya sih kayak siswa SMK Muhammadiyah. Ada tulisan di badge bahu sebelah kanan. Lagi magang mungkin) lugu melayani saya.

Kami pun terlibat pembicaraan yang sedikit kaku. Kurang lebihnya begini.

"Permisi, Mas. Saya mau tanya soal paketan internetan saya. Saya kan pake paket internetan dan baru habis tanggal 6 Juli nanti. Tapi kenapa kok sudah nggak bisa ya? Pulsa saya juga jadi nol," prolog saya.

Sang pegawai sedikit grogi. Bingung mungkin mau menanggapi gimana. Maklum. Newbie. Tiba-tiba seorang lelaki tinggi besar yang cukup ramah menimpali pertanyaan saya.

"Sekarang sudah bisa kok, Mas. Memang tadi gangguan. Jam berapa tadi?"

"Jam 8 lewat 5, Mas." Di sini saya keliru. Maksud hati bilang jam 8 lewat 55 malah keluar 8 lewat 5. Tapi, itu bukan masalahnya.

"Iya. Memang tadi gangguan," sambung mas itu lagi.

"Mas bawa modemnya?" tanya sang pegawai. Saya membalik tas punggung saya dan mengeluarkan modem dari salah satu kantung tas saya. Ketemu. Saya serahkan kepada lelaki siswa SMK itu. Bocah itu pun mencobanya.

"Memang banyak yang komplain tadi. Pulsanya hilang. Di Malang aja empat," tukas mas yang lebih betah berdiri itu.

"Gangguan ya Mas?" tanya saya.

"Ya, bisa gangguan..." jawab mas-mas itu dengan mimik sedikit menyembunyikan sesuatu hingga... "...bisa juga dibuat gangguan..."

Deg! Alamat nggak asyik nih.

Kami pun sekilas bicara soal pulsa yang hilang. Sekilas saya menangkap ada juga yang kehilangan pulsa Rp. 5.000,00 (atau Rp. 50.000,00??). Dan lelaki asing itu juga nyoba mengira-ngira seandainya yang hilang Rp. 1.000,00 dan menimpa 50 orang, maka Rp. 50.000,00 sudah pulsa pelanggan yang raib entah untuk keuntungan siapa.

"Masnya yang ilang berapa?"

"Rp. 15ribu."

"Buh. Yang tinggal ngali aja umpama 50 orang hilang pulsa Rp. 15.000,00."

Saya diam. Feeling saya dari dulu makin menguat.

"Smartfren kan punya swasta, Mas. Jadi sering nggak nerima komplain. Kalo Im3 masih mau nerima komplain," sambung mas itu, kurang lebihnya. Sebelum keluar meninggalkan kantor.

Sekarang giliran saya bicara dengan pegawai (yang mungkin) magang ini. Shit! Kenapa saya nggak tanya namanya ya? Kenapa juga dia nggak memperkenalkan diri? Hm... Indikasi lagi...

"Ini sudah bisa Mas koneksinya." Aku diam. Aku menengok ke arah layar laptop yang dipake nyobain modem saya. Ternyata lancar ngebuka Kompas.com.

"Terus ini berarti tinggal soal pulsanya ya Mas? Berarti saya harus ngisi pulsa lagi?" tanya saya. Saya yakin akan jawaban yang akan diberikan pegawai ini.

"Iya, Mas. Mas berarti harus ngisi pulsa lagi."

Saya mengangguk. Menarik kesimpulan.

"Ya sudah kalo gitu. Mari."

Saya berjalan keluar. Menemui seorang bapak-bapak penjaga parkir dan memberikan hak lelaki itu. Segera saya menyalakan motor saya, mencari jasa fotokopi terdekat dan segera menuju XL Center di depan Hartono Elektronika Kota Malang. Ada satu masalah lagi yang harus saya urusi...
***
Saat alinea ini saya tulis, 20 Juni 2012 pukul 15.24 WIB, saya dan sisa-sisa pengalaman hari ini membuat saya tersadar : saya harus ambil tindakan! Tapi, tindakan apa? Berbagai keluhan yang saya sampaikan lewat Contas Us situs resmi penyedia jasa internet tersebut tidak berujung jawaban yang memuaskan selain : "Mohon maaf untuk saat ini kami sedang melakukan pemindahan server dan bla bla bla bla blaaaaaaa...". Saya pikir, lewat tulisan inilah tindakan pertama saya tempuh. Nah, kalo dalam waktu 2x24 jam pulsa Rp. 15.000,00 saya belum kembali, saya biarkan artikel ini berdiri setia di blog pribadi ini dan (barangkali) akan menyebar di berbagai forum tulis-menulis yang ada di jagat dunia maya. Who's care?

Dan hal ini menjadi ultimatum terakhir buat saya untuk meng-the end-kan persahabatan saya dengan modem yang telah membantu saya melakukan banyak hal ini. Bulan depan akan menjadi bulan berkabungmu, Kawan.

Selamat tinggal, My Smart(un)fren-Ku....

NB : Tulisan ini nggak bertujuan buat ngejelek-jelekin Smartfren meskipun kenyataannya $%#&@. Tulisan ini hanya buat warning supaya lebih berhati-hati dan berwaspada ria. Maling nggak puas cuma nyolong sekali, bukan? Dan buat yang pengen baca konsumen-konsumen (yang nyaris) senasib dengan saya, klik link di bawah ini.
  1. HOT TOPIC & HEADLINE NEWS!!! ==>> Velli Marwan - Smartfren Error Connection & Pulsa di Sedot Abis
  2. Suara Pembaca - Pulsa Hilang Lewat Modem Internet 
  3. Wira Reload - Pencurian Pulsa oleh Smartfren (Komentar atas Suara Pembaca "Pulsa Hilang Lewat Modem Internet") 
  4. Suara Pembaca Detik.com - Pulsa Smartfren Hilang Misterius
  5. Suara Pembaca Detik.com - Pulsa Smartfren Hilang Secara Misterius
  6. Kompas Forum - Smartfren Main-Main Pulsa
  7. Komplain - Hadi Supriadi - Berita Acara Pulsa Smartfren Hilang Selama 4 Menit 56.000
  8. Kaskus - SHARE All About Smartfren Part 5
  9. Suara Pembaca - Layanan Data Smartfren Mengecewakan
  10. Cekikikan - Modem Smartfren : I Love Slow, Ternyata!



UPDATE (21 Juni 2012 pukul 11.01) :

Berhubung sejumlah konsumen, termasuk saya, sudah menerima kembali pulsa yang hilang, saya tulis sebuah artikel untuk "memperbaiki" kesan buruk yang ada di dalam artikel ini terhadap Smartfren. Artikel tersebut saya tulis karena dorongan moril saya pribadi sebagai konsumen yang didengar dan diterima keluhannya dan tanpa tendensi apapun atau disebabkan kekhawatiran apapun. Artikel tersebut saya beri judul @Smartfren, Saya Tepati Janji Saya. Terima kasih atas perhatiannya.
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Selasa, Juni 19, 2012

Terbuka? Tertutup?

ORANG memang berbeda-beda. Ada yang ekstrovert, ada yang introvert. Yang satu nyuruh kita terbuka, sedangkan kita lebih suka tertutup. Lain lagi. Ada yang minta kita tertutup padahal jelas-jelas kepribadian kita terbuka. Orang men-judge orang terbuka dan mengutuk orang tertutup. Pilih mana? Terbuka? Tertutup?

Gimana kalo shif-shifan aja? Seminggu terbuka, seminggu lagi tertutup. Wehehehehe... ٩(͡๏̮͡๏)۶

Kita hidup dikelilingi orang-orang yang beraneka ragam : jenis kelamin, ras, selera, cara pandang, style, haluan politik, agama. De el el. Juga kita dikerumuni orang-orang dengan pola sikap yang macem-macem terhadap kepribadian orang laen. Ada komunitas yang nggak suka sama orang-orang yang karakternya terbuka. Gitu juga dengan orang-orang tertutup. Masing-masing punya alasan buat suka n nggak suka. Masalahnya, kita mau ikut yang mana?

Susah memang idup di tengah-tengah manusia. Kita sering dipaksa untuk mengikuti selera mereka. Apa hak mereka? Dan apa pula kewajiban kita buat nurutin mereka? So, inilah kita. Mau menjadi karakter terbuka ataupun tertutup, nggak usah mikirin orang laen. Yang punya idup kita. Biarin mereka ngomong apa toh omongan itu nggak bakalan ngubah sedikit pun takdir kita.

Kita yang nentuin mau jadi apa kita dan seperti apa diri kita.

Kita yang nentuin seberapa berharga karakter jiwa kita dan apa "madu kehidupan" yang kita rasakan dari karakter kita.

Then, so what with people's says?

NB : Maaf kalo banyak link yang sama. Lagi gatel tangan nih. Hehehehe
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Nikmati Aja Hidup Ini ^^

Let It Through
SUSAH. Senang. Mau diapain? Mau dipilih? Emang bisa?
Hidup memang penuh dengan kesusahan. Tapi, sapa bilang hidup sedikit kesenangan? Hidup memang penuh dengan ujian. Tapi, sapa juga yang bilang kalo hidup udah ngasih berbagai peluang sebagai jalan keluar? Susah. Senang. Semuanya, mau nggak mau, setiap orang harus dan harus selalu merasakan keduanya. Sekarang susah, sapa tau besok giliran kita senang? Begitupun yang sekarang lagi senang, jangan takabur! Hidup selalu berputar. Tak ada jaminan kalo besok kita nggak bakalan susah.

Kalo susah mulu? Itu berarti pikiran kita nggak bisa memberikan celah buat kesenangan datang mengisi hidup kita! ┌(˘⌣˘)ʃ

Batas susah dan senang itu ada di pikiran kita. Sesusah apapun kita, kalo pikiran kita positif, kesenangan akan datang. Begitupun kesenangan. Kalo pikiran kita selalu bermuram durja [Cieeeee... Nyastra! (>_<)>], kesenangan kayak apapun pasti keliatannya gelaaaaaaaaap banget. Kalo nggak percaya, cobain deh.

So, Guys. Hidup ini memang pilihan. Tinggal kita mau pilih hidup susah, ato hidup senang. Inget : Pikiran. Susah senang itu asalnya dari pikiran. Buat kamu-kamu yang lagi galau [Hari gene masih galau??? ( ゚ Д゚) (゚Д ゚  )], kayaknya udah saatnya deh buat sembuh. Oke? Buat apa nge-galau? Tuh belek bersihin! Tuh bulu idung cukurin! Tuh bulu ketiak apa sabut ijuk?

Terakhir, itu muka apa keset sih? ,,,,┌( ಠ‿ಠ)┘

Hidup cuma sekali. Buatlah lebih berarti!

PS : Sebenernya saya ini nulis apaan sih? Kok tiba-tiba kayak gini? Buat yang baca, nggak usah diambil ati! Deal ≧✯◡✯≦✌!

Sumber Gambar : 4shared.com
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Jumat, Juni 01, 2012

Suarang yang Hilang

National Treasure
Ku ingat
Nenekku
Bercerita dongeng begitu hebat
Tentang nelayan
Tentang pelaut
Tangkas memuing ombak tanpa takut

Nenekku berkisah
Tentang perjalanan sakral mereka
Mencari suarang
      -harta karun berharga-
untuk anak cucu mereka di masa 'kan datang
Tak gentar mereka kuku-kuku musuh
Bagai setan menebar keruh
Tak gentar mereka hujaman pedang lawan
Sebab keberanian takkan pernah terkalahkan

Dan entah
Seribu. Dua ribu. Tiga juta. Empat juta
Atau entah berapa pasti para pelaut itu mati
Tapi mereka abadi
"Mati satu tumbuh seribu!"
Pekik yang ku ingat sepanjang hidupku

Dan hari-hari berlalu
Musim-musim hilang dan pulang
Waktu serentak dan bisu
Perlahan tapi pasti,
     suarang berhasil mereka miliki
Senyum. Tawa
Serentak riang membahana
Sepucuk gunung sampaikan salam cinta
Selembar langit kabarkan jabat sobat
Ah. Kedamaian begitu dekat
Sampai kapan 'ni ku dapat?
***
Ku ingat
Nenekku
Berkisah dengan mimik luka dan gundah
Ku ingat
Nenekku
Berkisah dengan nafas jutaan hela
Dimana kini mereka?
Dimana harta bangsa?
Dimana warisan pusaka?
Ku ingat
Nenekku berkaca memandang angkasa
Lalu
Ia berkata padaku :
"Cucuku,
Jika telah genap umurmu,
Temukan lagi suarang milikmu
Simpan ia dalam hatimu
Dan titipkan ia
Pada anakmu. Cucumu
Jika kau menyusul diriku
Di senjamu

Nanti..."

Aku diam
Malam semakin hitam
Tak terasa bibirku bergumam :
"Pasti,
     Nek..."


Catatan Sang Manyar :
-Suarang : harta milik bersama, hasil pencaharian suami istri selama dl perkawinan; gana-gini; 2 milik persekutuan (perserikatan); Maksudnya dalam puisi di atas adalah harta pusaka bangsa, nilai-nilai, dan falsafah bangsa yang diperjuangkan para pendahulu kita di masa lalu.

Sumber Gambar : Rahayuning - Kompasiana.com - Pelajaran untuk Seorang Tokoh Perdamaian
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Tandus dan Pupus

Kering...
Rinai janji
Serentak riang ku bernyanyi
Wabah derita : aku tertawa
Gumam bencana : aku biasa
Dunia masih cerah. Langit masih biru
Mengapa harus sendu?

Sabda pagi
Getarkan kabar menyayat hati
Ada pengkhianatan di seberang sana
Ada kepecundangan di tepi sana
Apa yang harus ku jalani?
Apa yang harus ku lalui?
Apa yang harus ku katakan kini?
Sepi. Sunyi
Hening beranjak gelora api...
***
Rinai janji
Melesak bising berjuta lagi
Tak ku temukan lagi
Asa ceria di antara luka
Aku papa di antara warna
Aku lemah di antara ria
Matahari sepai
Senja kuncup hilang damai
Abai
Aku terserak patah gapai
Tergontai...

Sumber Gambar : Gemma Sholawat dan Qosidah - Nasehat Al-Imam Asy-Syafi'i Kepada Muridnya Al-Imam Al-Muzany
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Harga 2

Selusin kata
Setangkup rasa
Segunung janji membinasa

Ada orang payah
Bersandaran di tepi kawah

Ada orang resah
Berbaringan di antara hampa

Ada orang hilang
Terperangkap senja menjadi remang

Dan ia yang gamang,
Mengapa kalian buang?

Dalam hening aku bertanya :
Adakah harga dari semua derita
     nya?
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Harga

Konsekuen!
Ada harga yang harus kau bayar
Ketika bibirmu berkata
Dan seribu manusia :
     Terluka dan berdarah-darah

Ada harga yang harus kau bayar
Ketika langkahmu tempa
Dan selaksa tanah memucat dan binasa :
     Menjadi kutuk dan hilang berkah

Ada harga yang harus kau bayar
Ketika diam menjadi sampah
Dan gumam memancing musnah :
     Sejuta orang berlarian lindungi nyawa

Dan ada harga yang mesti kau bayar
Ketika angkuh kau berlalu
Dan sejuta tangan tengadah dan mengeluh :
     Mengapa kau tinggalkan menjauh?

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>