Kamis, Mei 31, 2012

Tinggalkan yang Haram, Akan Kau Dapat Sesuatu yang Halal...

Try to Understand
HALAL dan haram. Hm... Jaman sekarang masih peduli nggak sih sama yang beginian? >.<
Kecanggihan zaman dan kemajuan teknologi seringkali bawa dampak negatif selaen mengusung sisi-sisi positif (nggak usah mungkir yeee!☠). Persoalannya sekarang, kita masih bisa nggak sih ngebedain mana yang halal dan haram?

Hape, laptop, internet. Tiga dewa sekaligus tiga setan yang berada di sekitar kita. Banyak dari kita yang terjebak make barang-barang itu buat yang nggak-nggak. Paling nggak... nyerempet-nyerempet lah. Hehehe... Boleh nggak sih?

Jawabannya : Ya boleh ASAL ... nggak takut DOSA aja. ヅ

Batas halal-haram bener-bener kelewat tipis saat ini. Berbagai iming-iming kesuksesan, kekayaan, keuntungan seringkali mengajak kita (secara nggak sadar) kecebur dalam ceruk-ceruk ketidakhalalan. Jadi, pandai-pandailah memilih dan melakukan sesuatu sebelum kita kecipratan sesuatu yang memberatkan kita di akhirat nanti.

Lalu, maksudnya ngebahas artikel ini apaan?? (~_~)"

Yap. Maksud saya ngebahas artikel ini hanya untuk menyarankan kepada Sahabat Manyar supaya BERILMU DAHULU SEBELUM BERLAKU. Artinya, kalo mau ngelakuin sesuatu, pikirkan mateng-mateng plus minus-nya. Termasuk ada indikasi melanggar norma-norma agama ato nggak. Sebab, yang bisa bikin kita damai di dunia yang nggak damai ini ya keyakinan kita pada agama dan Tuhan kita. Coba kita nggak percaya keduanya, berapa banyak orang mati digorok sehari-hari? Eksistensi Tuhan yang bikin dunia tetep selamet sampe sekarang. Umpama Tuhan nggak ada, barangkali kita nggak bakalan liat kucing aja yang kawin di pinggir jalan, tapi juga or**g. Hiiiiiii... Jijay amat. Hehehe... So, keep your faith in your heart and let's through your story with it! Lebih baik kita rugi banyak gara-gara ninggalin yang haram daripada untung dari sesuatu yang terlarang dan ngebikin kita buntung di masa depan. Lihat Nazarudin? Lihat Gayus? Liat konspirator Hambalang dan Wisma Atlet? Itulah gambaran orang-orang pengejar keuntungan dari sesuatu yang haram. Sungguh disayangkan generasi muda kejepit masalah memalukan seperti itu... Innalillahi wainnaillahirojiun...

Satu lagi. Jadi lupa. Buat kamu-kamu yang berat banget ninggalin hal-hal yang haram, ada sebuah hadist yang barangkali bisa memotivasi kalian buat berlomba-lomba meninggalkan segala yang dharamkan. “Barangsiapa yang meninggalkan sesuatu yang haram, maka akan memperolehnya ketika sudah halal.” So, siapakah yang mau?(*^▽^*)

Sumber Hadist : Erva Kurniawan - Meninggalkan yang Haram
Sumber Gambar : Muhammad Rohman - Seputar Pangan Industri - Menentukan Status Makanan Halal atau Haram?
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Aku Datang Dari Jauh...

Memupus Hati yang Luka
...membawa rindu yang bisu...

Aku datang dari jauh...
...membawa cinta yang semu...

Aku datang dari jauh...
...membawa harap yang lesu...

Aku datang dari jauh...
...membawa kisah yang pilu...

Aku datang dari jauh...
...membawa namamu dalam haru...

Adakah kau tahu?

Sumber Gambar : Wizausky Litile Bunny - Twinkle-Twinkle Little Star - Perjalanan Hidupku Adalah Satu Anugerah dari Allah swt.
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Setapak Silam

Gelap dan Hampa
Berjuta dendam. Ya. Ku simpan berjuta dendam. Selusin cacian. Selaksa kehinaan yang mereka cemarkan ke wajahku : "Dengan apa ku harus membalasmu?"

Aku manusia malam. Aku manusia diam-diam. Dari sudut hitam, aku merangkak membelah legam. Cemoreng malu lacur melingkari hari-hariku. Membebat mata hatiku : jadi kelabu!

Di antara kepingan senja.
Suatu ketika; ku hunus senjata, ku berjalan menyusuri cakrawala. Teriakan alam semesta : hingar binasa merekah ke telinga. Aku tak peduli. Darah penghalang cecer di tapal batas. Aku bergegas.
Aku tak peduli
Tangis beriba menumpah seperti bencana. Aku tak peduli
Aku berlari. Aku mencari. Aku tak peduli
Aku tak peduli
Au tak peduli!
Aku tak peduli!!
Aku tak peduli...
***
Seribu mayat. Semilyar bangkai. Berlinangan air mata dunia. Berjatuhan kutukan angkasa. Panji-panji gagah perkasa : serentak rebah dan musnah
Aku tak peduli. Aku diam hilang nyali. Aku tak peduli. Aku beku dan membisu. Aku tak peduli...
Tiba-tiba. Ada retakan sesal menggumpal
Langit mendadak gelap. Udara serentak senyap
Malam menyergap

Ah. Dimana aku kini?

Sumber Gambar : Sakura@ku Menanti
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Rabu, Mei 16, 2012

Mama

Untukmu Kasihku Selalu
(sajak pendek seorang anak di persembunyian)

Relakan kami pergi
Ke dalam rimba,
Jelajahi lembah,
Mengukir bhakti 'tuk bumi pertiwi
Ke sana kami suarakan tekad kami
Ke sana kami kucurkan darah kami
Kesetiaan kami

Ku minta restumu
Ku tunggu do'amu
Mama,
     Dari jauh cintaku slalu. Untukmu...

*Terinspirasi dari buku "Inga... Inga... Permesta Pe Perjuangan" karya Benny Tengker
 
Sumber Gambar : Catatan Kecil - Sketsa Dyah (Ibunya Jati & Jalu)
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Hitam

Hitam
Jika memang hitam
Kami takkan dendam

Yang bikin kami murka
Mengapa kau samakan kami dengan mereka
     lalu, kau corengkan kelam ke wajah kami
     sedangkan kami hanya ingin pertahankan tanah ini?

Gelap Semesta
Yang bikin kami luka
Mengapa kau sisihkan kami
     setelah dalam diam
     kau akui kebenaran kami?

Mengapa kau biarkan seperti ini?
Di lidahmu jawaban kami nanti...

*Terinspirasi dari buku "Inga... Inga... Permesta Pe Perjuangan" karya Benny Tengker

Sumber Gambar : My Little World - #30 Hitam
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Kokang Senjata

Tanda Perang
Ketika sudut pandang diperbedakan
Lalu jarak perlahan dibentangkan

Ketika damba menjadi tuhan
Dan satu-satunya hasrat hanya tujuan

Ketika telinga enggan mendengarkan
Dan persengketaan ditentukan senapan

Maka,
Bersiaplah!
Peluru siapa entah kan menembus kepala siapa
Bersiap-siaplah...!

*Terinspirasi dari buku "Inga... Inga... Permesta Pe Perjuangan" karya Benny Tengker

Sumber Gambar : Enterprise Out-of-Crisis Strategy and Performance Optimization - Bagaimana Memperlakukan Senjata (Pistol)?
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Selasa, Mei 15, 2012

Sejarah & Penjarah

Sejarah Takkan Pernah Diam
Di tanganmu kini :
     Legenda
          Dan kilasan sketsa sejarah

Lembaran kertas
Dan sebatang pena bekas
Menunggu sentuhanmu
Menanti ilham menuntun menjadi alinea
Menjadi gubahan pembuka mata
Dan
Kau pun terpahat di persimpangan
Terkurung pilihan :
Selamatkan sejarah
Atau kau lebih suka...
     ...menjadi penjarah

*Terinspirasi dari buku "Inga... Inga... Permesta Pe Perjuangan" karya Benny Tengker

Sumber Gambar : Amir Al-Maruzy - Permesta Setengah Hati
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Benteng

Testimoni
Kesaksian
Hening tanpa ucapan
Kebenaran rentan
Bayangan kelebat menjadi kenyataan

Seratus ribu manusia
Menahan dendam dalam diam
Seratus ribu manusia
Menunggu terang dalam kelam
Kau berpatah bersuara
Berharap
Secercah sinar menguak udara
Dan cahaya
Jatuh di negerimu yang bisu
Menghapus pahat prasasti kutuk
Sebutan yang buruk
Dan bebaskan anak cucumu-
     nanti
-dari arus picing mata yang buta
Tak paham : mana benar. mana salah

*Terinspirasi dari buku "Inga... Inga... Permesta Pe Perjuangan" karya Benny Tengker

Sumber Gambar :  ManadoToday.com - Benny Tengker, Pengusaha Sukses di Segala Bidang
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Malam

Duduk termenung. Menghitung
Berapa juta bintang memayung

Aku. Kamu. Mereka
Kita
Ya. Hanya kita
Di tengah keasingan gurun kota
Menikmati bising malam
Tanpa sentuhan dan cinta

Hening Mencekam
Kita
Ya. Hanya kita
Tak ada dalam kamus apa itu 'bunda'
Dan lebih tak ada pula apa itu 'ayah'
Hanya kita
Ya. Hanya kita

Dan sepanjang waktu
Dalam keganasan deru dan debu
Hingga kebuasan sepi yang jemu
Hanya kita termangu
Terpaku
Menunggu
Kapan ajal kan tertemu
Agar tak lengang di sorotan telanjang
Manusia dengki dan jalang

Sumber Gambar : Ngerumpi.com - Malam Larut
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Minggu, Mei 13, 2012

Matahari Dalam Lamunan

Memandang langit
Nyeri. Perih
Ku tahan sendiri

Sinar Tanya
Ada nafas menggeliat ke udara
Ada duka
Melesak, menerjang ke jiwa
Ada air mata temurun tanpa kata
Wahai...
     Dimanakah obatnya?

Langgam nyanyian merdeka
Sayup-sayup meredup dan kuncup
Aku tak merasakan nestapa
Selain iba. Selain luka
Selain tanda tanya 'apa' dan 'mengapa'

Aku tak merasakan dendam
Selain pelukan cekam
Menjadi phobia di relung gundah gulana

Kau tak bisa menyiratkan makna
Karena kau limbung : lupa pijak hatimu yang agung
Kau takkan bisa menyuratkan amuk murka
Karena kau masih percaya : cahaya akan tiba
Ternyata?
***
Bangkai-bangkai mimpi
Memuing bingkai-bingkai harapan dan janji
Langkah gontai
Ke gurun asing kau terkulai
Bertarung mencari damai
Bersinggung melawan larai
Wahai...
     Masih kekalkah asa?


*Didedikasikan kepada para korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Hari Rabu, 9 Mei 2012. Semoga diberi keselamatan oleh Allah swt.

Sumber Gambar : Anarchy Blog - Ketika Pria Menjadi Matahari
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Jumat, Mei 11, 2012

14.33

senyap
sepi mendekap.
ada harap
ada ratap.
sejuta tangan tengadah
sejuta lidah berdo'a
     Tuhan, beri keajaiban pada mereka...

Duka Cita
*Didedikasikan kepada para korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Hari Rabu, 9 Mei 2012. Semoga diberi keselamatan oleh Allah swt.

Sumber Gambar : Tribbunnews.com - Kakak Didik Bersyukur Pesawat Sukhoi Superjet 100 Ditemukan
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Yang Terbang & Hilang

Andai Saja...
Sayup senyum
Begitu indah ; takkan lepas meski seribu tahun
Wajahmu. Suaramu
Bagai bayang-bayang mampir di mimpiku
Mengapa kau berlalu?

Aku rindu. Mendadak rindu
Sejuta ragu
Sejuta sendu

Menjelma menjadi asa biru
Ku lihat sekelilingku
Seratus. Seribu
Sejuta kepala tertunduk haru
Bisu
Do'a-do'a melantun dalam diam
Tangis memecah jadi dendam
Tuhan. Tuhan
Tuhan...
NamaMu dipanggili berlusin kali
Tuhan. Tuhan
Tuhan...
Adakah Kau dengarkan?

Langkahmu
Masih ku ingat langkah kakimu
Menyusuri dermaga udara
Menyongsong armada angkasa yang gagah perwira
Selaksa puji. Segudang obsesi
Mengalir menjadi janji
Janji kan pulang lagi
Tapi, mengapa kini kau pergi?

Kami menunggu dalam cemas kami
Kami menanti di tepi muram hati
Kami terpaku sendiri
Termangu sunyi
Memandang esok tanpa pasti
Sayang,
     Bilakah kau kembali...?


*Didedikasikan kepada para korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Hari Rabu, 9 Mei 2012. Semoga diberi keselamatan oleh Allah swt.

Sumber Gambar : VIVAnews - VIDEO: Serpihan Pesawat Sukhoi Superjet-100
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Selasa, Mei 08, 2012

Bahasa Hati

Kau takkan pernah mengerti
Apa kehendak kami
Karena kau tak pernah mau mengerti
Apa impian kami

Dan kau takkan pernah mengerti
Apa impian kami
Karena kau tak pernah mau mengerti
Apa itu bahasa hati
Kau takkan pernah memahami...
Kau Dengarkah Rintihan Hati Kami?

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Arloji

Bom Waktu
Ku pandangi
Detik-detik
Menit-menit yang berganti
Dada gelegar
Kaki gemetar
Bayang-bayang
Menerjang seakan nyata
Nafas. Keringat
Memapas keras dan panas
Tiba-tiba : Bouum!
Ultimatum
Tangan lepas mengepal
Jari lemas tersakal
Kembali terpajang seratus juta manusia-manusia gagal
Menghama dan hambar...

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Sabtu, Mei 05, 2012

Zona Memori Kasih

(Memandang ke belakang)

Menanggung Sesal
Kicauan masa lalu
Benturkan aku dalam sesalan panjang
Angin meradang
Burung-burung enggan terbang
Gunung : mengapa kau murung?
Surya : malaskah kau sinari dunia?
Ini dosaku. Ini karmaku
Mengapa kau yang pilu?
Mengapa kau yang kelabu?
Biarkan ku tanggung jalangku
Dalam sepi. Dalam sunyi yang pekat dan mati
Biarkan. Biarkan ku bawa sendiri
Racun cinta yang ku tabur sembaur
Ia masuki darahku
Ia jangkiti hatiku
Sebagaimana aku
Jangkitkan ia pada sejuta rindu
Yang memuja kasih abadiku

Oh, Langit
Oh, Jerit

Kemana harus ku tumbalkan darahku
     demi tebus tangisan sang bunga-bunga?
Kemana musti ku tumpaskan nafasku
     demi redanya ratap kuncup yang bisu?
Kemana...?
Kemana...?!
          Oh, Kemana?!!

Aku memandang ke belakang
Selaksa mata menukik
Dan sejuta tangan hendak mencabik
Aku pasrah
          Aku pasrah
                    Ku pasrah...

Sumber Gambar : Cahya Firdaus - ketika lelaki menangis
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Dalam Pelukan Senja

Menyatu Dengan Senja
(Kesan seorang dara)

Hangat
Merapat
Perlahan mendarat

Ada buaian angin bicara
Dan seribu guguran bunga-bunga
Mengantar senja pulang ke cakrawala
Aku. Kau
Kita
Duduk berdua di dermaga jiwa
Memandangi jingga
Dan arakan camar menuju rumah

Kau. Aku
Kita
Berpandang mata
Menelisik batin yang menggua
Adakah masih tak percaya?

Hangat
Merapat
Malam datang dengan cepat
Kurasakan kecupmu di jidat
       Lekat-lekat...

Sumber Gambar : Pak BuzZ - Biola dan Senja
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Sajak Cinta Kepada Yang Tiada

Mengenang
Entah
Oh Entah
Berapa lama kita berpisah?
Berapa jauh jarak memisah?
Entah
Oh Entah..

Sirna
Ya Sirna
Dimanakah bayangmu ada?
Dimanakah jejakmu musnah?
Sirna
Oh Sirna...

Cinta
Ku cinta
Meski tak mungkin jua ku sua
Meski tak akan kau ku jamah
Cinta,
         Kau kan selalu ku cinta...

Sumber Gambar : hzboy - travelling (?)
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Say No to Boring on Weekend!

The Lazy Time
WEEKEND is Heaven. Setuju? Hm... Saya kok nggak 100% setuju ya. Akhir pekan emang jadi momen yang pas buat menyediakan kesenangan sejenak setelah berhari-hari penat dengan keseharian kita. Tapi, weekend kadang-kadang bisa juga lho super nyebelin kalo kita nggak pinter-pinter menyiasatinya #Perang kali pake siasat!☜(*▽*)☞#. Lalu, gimana nih tips-tips supaya weekend nggak jadi menyebalkan? Nah. Postingan kali ini Sang Manyar mau bagi-bagi petuah sederhana #Hahaha... Kayak nenek-nenek aja ngasih petuah sederhana (^v^)# buat kalian-kalian yang pengen weekend seger. Apa itu?

Check this out...!

_____*****_____
*Jogging & Biking*
Emang nggak ada yang paling nikmat buat jogging selain hari libur. Masa iya Senin buta mau jogging?? Pulang-pulang pasti deh telat ngantor. Kalo udah gitu, siap-siap deh kena potong gaji bulan ini. Hehehe... Yap. Jogging merupakan agenda paling mantep buat waktu-waktu weekend. Atau kalo males buat jogging, bisa juga buat yang punya onthel #Waduh... Diksinya kolot amat -.-"# bisa dimanfaatin buat muter barang sekali, dua kali. Itung-itung cari udara segar. By the way, muter kemana? Muter Jawa-Bali! Hahaha...

*Cobain Resep Baru*
Nah. Ini nih buat para wanita-wanita feminim (PS : Buat yang tomboy, cari kayu bakar aja ya??٩(●̮̮̃•)۶ Hahahaha...). Weekend paling mantep kalo dimanfaatin buat coba-coba resep baru. Buat yang udah berkeluarga, it's your time to show up. Bikin suami tercinta mabuk kepalang dengan bakat memasak kalian. Atau mungkin si kecil yang bosen banget dimasakin telur ceplok mulu tiap pagi #Ups... Ada yang kesindir kah?〜(^∇^)〜#. Ini saatnya bikin anda dipuja-puja sebagai Dewi Masak mereka. Hehehe...

Kalo yang belum nikah? Ya buat latihan. Masa udah nikah pinternya cuma ngerebus aer doang?! Hehehe... Peace !<-,->V

*Ketemuan Keluarga & Temen Lama*
Mungkin karena kesibukan kita sering bikin keluarga kita (maksudnya orang tua atau sanak famili lainnya) "jauh" dari kita. Weekend adalah saat yang tepat untuk berjumpa dengan mereka. Datanglah sesekali. Senyuman temen-temen bakal jadi obat buat kerinduan mereka. Kapan lagi bisa membahagiakan mereka dengan kunjungan akhir pekan temen-temen?

Begitu juga temen lama. Rutinitas barangkali bikin anda "kelupaan" seseorang (atau se-geng?) temen-temen lama tercinta anda. Inilah saat yang tepat untuk menjalin silahturahmi dengan mereka. Kapan lagi bisa ketawa-ketiwi-ketuwu bareng-bareng kayak masa-masa dulu? Asal nggak alay, why not?

*Rekreasi*
Yang satu ini harus dipikir jutaan kali ini. Gimana nggak coba. Jelas bakalan ngeluarin budget. Rekreasi sebenernya nggak harus ke tempat-tempat wisata sih. Kalo ada tempat yang bikin rileks, tenang, dan murah meriah, kenapa nggak? Cuma buat temen-temen yang barangkali udah berkeluarga, mungkin prioritas utama kalian adalah kenyamanan si kecil. So, bijak-bijaklah menentukan rekreasi. Selama kalian bisa meyakinkan bahwa tempat rekreasi murah meriah temen-temen bakal disukain si kecil, kenapa nggak?

By the way, tempat rekreasi yang murah meriah dimana? Hm... Sekedar ngarang boleh nggak? #Yaaaah. Payah!ヘ(´o`)ヘ# Hehehe... Kalo pengen rekreasi yang murah meriah, nggak usah jauh-jauh. Coba deh nikmatin jalan-jalan bareng keluarga ke taman kota. Atau bisa juga ajak si kecil nyobain hal-hal baru. Mancing misalnya. Atau ke pasar? Yap. Ajak si kecil menelusuri pasar biar jiwa sosial dan kesahajaannya lahir. Atau cara lain, coba nikmatin nikmatnya suasana pedesaan. Sesekali turun dari sepeda, jalan-jalan di pematang sawah. Biarin si kecil kejar-kejaran sama belalang, capung, atau kupu-kupu yang dengan mudah kita temukan di sana. But, temen-temen juga kudu perhatian penuh sama si kecil supaya tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Misalnya? Ya ngerusakin padinya pak tani. Hahahaha... Awas-awas aja pulangnya diacungin cangkul ⊙▽⊙.

Tips ini juga bisa buat yang masih single atau baru merintis hubungan. Daripada buang-buang uang masuk tempat wisata, kenapa nggak nikmatin alam yang murah meriah ini?

*Read... Read... & Read!*
Buat yang doyan baca, kenapa nggak dipuasin-puasin nikmatinnya sekarang?
Weekend akan menjadi saat kemerdekaan temen-temen. Nggak ada tugas-tugas kantor yang bakal menghalangi minat baca kalian #Kecuali ngelembur :P#. Tunggu apa lagi? Habisin gih novel-novel di rak sono. Itu juga ensiklopedia, kamus bahasa Inggris-Indonesia, komik-komik, catatan belanja, de el el. Sono baca semua. Tunggu apa lagi? XD

*Do You Like Writting?*
Ada yang doyan nulis kayak saya? Nulis apaan? Puisi? Pantun? Cerpen? Cerbung? Novel? Tagihan belanja? Hehehe... Apa sih yang masih ditunggu? Udah ambil pulpen, siapin kertas, dan tulislah ide-ide cantik di kepala temen-temen. Nggak akan ada yang ganggu. Tunggu apa lagi?

Juga buat blogger, ini saat yang tepat buat memperbarui tulisan-tulisan berkarat kalian di blog #Kena Syndrom NoPosting100Days. Hehehe...#. Kasian visitor yang udah jauh-jauh datang dari Malaysia, Amerika, Jerman, dan akhirat, eh maksudnya Arab ke blog kalian malah nggak dapet hal yang baru. Ngecewain kan? Maka dari itu. Lanjutkan! #Tanya Apanya? -,-"#

*Make Over Your Room*
Kamar berantakan? Genteng bocor? Lantai setahun nggak dipel? Apa lagi?
Weekend ini adalah saat yang pas nge-make over rumah atau kosan atau kontrakan atau kandang kucing kalian (PS : Serius! Maksudnya kalo punya peliharaan kucing dan kandangnya agak rusak, ya pas akhir pekan inilah waktu buat ngebenerinnya. Getooo! <-.->V). Kapan lagi temen-temen punya waktu buat mempercantik properti kalian?

Eits, lupa. Ini saat yang tepat untuk bereksperimen warna. Omong-omong, udah berapa tahun cat temboknya nggak di-refresh? Berani coba-coba kombinasi warna? (★^O^★)
_____*****_____

Itu dulu saran-saran dari Sang Manyar soal aktifitas-aktifitas having fun yang temen-temen bisa lakuin di akhir pekan kalian. Akhir pekan nggak harus identik dengan keluar uang banyak. Selama kita bisa bikin sesuatu yang menyenangkan, meskipun murah apalagi gratis, kenapa nggak? Yang penting kita jadi punya semangat baru buat jalanin rutinitas baru di Hari Senin nanti. Dan pikiran segar kita bakalan bikin kita dapet pujian temen-temen sekolah, temen kampus, temen kantor, dan atasan kita karena kinerja kita yang makin produktif. Itu semua berkat akhir pekan yang sehat dan rileks. So, mau? Selamat mencoba dan selamat menikmati akhir pekan! ヽ(*⌒∇⌒*)ノ
Jejak-Jejak Manyar : Days - Weekend Myspace Comments
Be Happy, No Worry
NB : Jangan pernah menghabiskan waktu akhir pekan hanya dengan ngorok sepanjang hari. Too crazy if you let it fly away just stay in your bed. ヘ(;´Д`ヘ)

Sumber Gambar : MyNiceSpace.com - Have a Groovy Weekend


( ^_^)~~H@V3 a N!cE w3eKEnD~~(^_^ ) ~~(^_^ )MaKE uR n3W $t0rY( ^_^)~~
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Jumat, Mei 04, 2012

Di Batas Kota Batu

Ada sepenggal sinar
Jatuh di tapal Batu
Jalanan melengang
Malam meradang
Sosokmu menunggu malam
Memandang bintang dalam remang
Berkawan angin : radang dan jalang
Kesaksian purnama...

Potret Kala Pagi
Kau lintasi sepi
Sendiri
Sunyi
Seakan coba kau obati
Luka. Duka yang sehari tumpah
Cinta yang punah
Tinggalkan bangkai di relung jiwa
Kau melangkah. Terus melangkah
Menyisir jalanan yang nyinyir
Membelah gelap
Menikmati rona sang lanskap
Hingga habis perih melesap
Perlahan dalam lenyap

Dan aku masih bisa memandangmu
          Satu. Satu. Satu...

Kau menapak menuju jauh
Melintasi lorong yang kosong
Dan hilang
Bersatu bersama remang
Hai, Gadis
                    Sudahkah kini gundahmu habis?

Sumber Gambar : Mahmud Junus - Gerbang Batas Wilayah Kota Batu
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Kamis, Mei 03, 2012

Renggang : Tentang Sebuah Hubungan

SETIAP pasangan, entah pertemanan biasa, pacaran, bahkan dalam hubungan antara suami dan istri, pastilah ada saat dimana pasang surut itu terjadi. Tidak mungkin hidup manusia penuh dengan tawa, dan tak mungkin pula kehidupan ini penuh dengan derita. Ada saat kita tertawa. Ada pula saat kita menangis. It's so naturally. Everyone feel it, absolutely.

Kepingan Cinta = Bencana!
Jika kamu mengalami hal semacam itu, saat ini dan bersama pasanganmu, tenangkanlah hatimu! That's the important thing that you must gonna do right now. Tidak mungkin seseorang sanggup melihat titik harapan ketika hatinya sibuk dengan pikiran ini dan itu, dengan masalah sana dan sini. Kosongkan! Tarik nafas... hembuskan! Tarik nafas... hembuskan! Lakukan sebanyak mungkin dan sesering mungkin. Buang emosi, lempar kemarahan bersama-sama dengan hembusan nafas kalian. Perlahan. Perlahan... Perlahan...

Ringankan beban...

Lepaskan beban...

Lupakan beban...

Jangan biarkan saat-saat kritis bersama pasangan menjadikan jalan bagi kehancuran hubungan kalian. Ini hanya "permainan." Kenapa harus di"mati"kan? Jalanilah! Jalani dengan penuh keyakinan. Jangan biarkan nila setitik menjadi kehancuran susu sebelanga. Jangan biarkan ego sesaat menghapus sejuta kenangan manis antara kalian dan pasangan kalian. Terlalu mahal, sungguh! Terlalu mahal mengorbankan kebahagiaan yang kalian susun "hanya" karena masalah seperseribu ujung kuku. Penyesalan selalu datang di belakang dan ia takkan sanggup memberikan apapun kecuali tangisan. So, sebelum terlambat, Renungkan semuanya secara matang! Break is not a way to be break. Masalah harus diatasi dengan bicara dan mengenyahkan masalah itu dengan kesalingmengertian dan kesalingpahaman. Pisah, putus, cerai. I think it's the worst words in the universe. Jangan pernah berpikir untuk memutuskan hubungan jika ada masalah. Serumit apapun itu. Jika bisa diselesaikan dengan baik, mengapa harus diselesaikan dengan 'baik'?

So, before I let you think alone about it, saya hanya mau menegaskan : Tuhan tidak pernah salah menakdirkan sesuatu. Dia sudah punya rencana yang indah. Kegagalan dan kehancuran itu milik kita karena Tuhan tak pernah menyukai kehancuran, kecuali kita yang memintanya pada Tuhan. Lantas, masih perlukah kita mengatakan 'break', 'pisah', 'putus', atau 'cerai' pada pasangan kita?


Catatan :
Didedikasikan buat semua orang di dunia yang sedang bermasalah dengan hubungan mereka. Positive thinking first and the world will change be positive than.

Sumber Gambar : Aurora - Dipecahkan untuk Dipugar Dengan Lebih Baik...
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Suar Dendam

Percik Api di Dada
Bisu dalam diam
Tanpa kata
Berjalan berpunggung arah
Ada jarak merentang
Bagai jurang
Dan selaksa rintang yang membentang
Tubuh yang berjengkalan
Seakan demikian panjang berjauhan
Aku dalam hening sarat pertanyaan
Aku. Dalam geming merisaukan
Tapi : dimana jawaban?

Orang-orang pandai melipat bibir
Membungkus misteri menjadi silir
Seakan lazim bak air mengalir
Tapi
Ku bukan bocah yang mampu kau kelabui
Hidungku mandul
Namun sepercik masalah sanggup buatku masgul
Tercium meski selip di pencilnya Digul
Tercium
     bak seinci dari dengkul!

Aku hanya bisa menunggu
Dimanakah simpul akhir ku temu
Dan nyala suar dendam
Masih menerang pekati malam
Ah, Tuhan...
     mengapa begitu mencekam?

Sumber Gambar : ForumJualBeli.net - Alasan Seseorang Harus "Break" Hubungan Cinta
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Hanger

Gemas dalam nyanyi
Gersang dalam nanti
Mata semakin panas
Telinga menjerit dan meranggas
Televisi. Radio
Koran dan obrolan guano*
Mengaratkan pikiran yang berkarat
Memucatkan lidah patah asat
Gemolak : di atas zombi yang berarak
     Merangkak...

Kepada Kebobrokan
Dan. Ingin sekali kutebas wajah-wajah busuk di sana
Dan. Ingin sekali kupendam mulut kotor dan teror di sana

Aku hanya mampu memupuk ingin
Karena cuaca begitu dingin
Dan pecundang sepertimu tak rela melempar sebatang lilin

Dalam diam
Kepalanku mendendam
Suatu saat
Di titik yang tepat
Kan ku renggut hama-gulma pembangunan
Dan ku gantungkan pada sejuta hanger**
Hingga slagorde laler***
Menyumpah
Mengutuki hingga dasar tanah
Dan mereka takkan lagi mampu berdusta
Takkan lagi
Takkan pernah lagi...

Catatan :
*Kotoran burung laut yg sudah kering yg menumpuk di pulau-pulau kecil atau pantai, dijadikan pupuk (terutama terdapat di pantai barat Amerika dan pulau-pulau di Lautan Pasifik).
**Gantungan baju
***Bahasa Jawa : Lalat

Sumber Gambar : Dokumentasi Pribadi
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Jatuh Cinta

Apa mau dikata
Inilah adanya
Tak kan sanggup kau gambarkan
Dengan diksi
'Palagi lukisan berseribu jari
Takkan pernah bisa...

Asmara Dirgantara
Sesuatu yang samar
Dingin. Panas. Sebar!
Meracaukan indera
Lumpuhkan rasa dan cipta
Kau akan terlena
Jatuh dalam buaian angan dan damba
Waktu
     kutu macam apa itu?

Siang dan malam : tanpa batas kepastian
Rembulan serupa dengan surya
Dan gelap seakan bermandikan cahaya

Andaikan ombak besar datang
Menyapu sekujur badan
Dan kau terlempar di keasingan
Kau takkan pernah tersadarkan
Imaji bagai nabi
Dan kau terseret dalam pusaran khayali
Tanpa sudi kau lepas dan terlepaskan
Tanpa!

               Oh. Jatuh cinta...

Sumber Gambar : AnneAhira - Tip Menjadi Pasangan Bahagia
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Rabu, Mei 02, 2012

Senja & Mereka


Di bawah bayang nyiur yang teduh
Menikmati sesayup angin yang menyentuh
     Aku termangu

Langit. Dan sekeping bukit
Lalu air mengalir mengisi parit
Burung-burung camar
Semakin cemar dan liar
Awan koyak oleh sayapnya
Dan waktu sentak oleh kicaunya
Yang dusta...

Love in Sunset Beach
Dari titik
Ku pandang mata ke pesisir penuh gelitik
Senyumku merintik
Lihat!
Sebongkah bahagia semai
Lihat!
Sebatang cinta menumbuh di ujung pantai
Lihat!
     AnugerahMu kah?

Ku catat laju asmara-
     senada eloknya geliat senja
-dalam nostalgi memoar hari
Kini
Senjakala kuncup tenggelam di kaki samudera
Mereka-
     sepasang kupu yang mabuk rindu
-merangkak menjelang purnama
Menuju Kota
Tinggal aku sendiri
Memandang sepi
Dan jejak kaki mereka : setapak demi setapak
Merangkak gubah prasasti penanda kasih yang benih

Lalu. Ku pasrahkan tawa 'tuk penghabisan kali
Sebelum sinar mendadak gelap dan henti,
Sebelum angin semakin jalang dan maki
'Hahahaha...
Ada yang hilang
Ternyata 'da pula yang datang!'
Sembari ku bangkit menuju sarang
          Pulang...

Sumber Gambar : It's... Cappucinno Time - Dialog Senja
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Teja

Suara senja
     Kau dengarkah?
Aku menangkap :
     Seribu langkah mulai merayap
Gerusan waktu mengetuk ujung rindu
Habis sudah teriknya siang
Dan pungkaslah hari menuju petang

Penghujung Hari
Awan. Burung-burung berpulangan
Ada gemercik riuh menari sendiri
Dan lanskap desa yang sunyi
Bersatu menuju hening nyanyi
Halimun berpuisi...

Beriringan gadis desa
Menyunggi busana berbalutkan dewangga
Senyum bagai bunga
Mengantar surya
Merebah sekaki di balik ufuk Kawi
Dan di pintu desa
Mereka sirna ke biliknya
Berjumpa dengan ayah. Bunda
Atau : menanti hadir kekasih terpuja
Dan udara pun makin jingga
Mendadak semarak
Mendadak rasakan hatiku meriak

               "Teja menghampiri!"
               Selamat tinggal hari.
               Selamat datang purnama penuh janji
               Di sini kau kami nanti. Pasti...

Sumber Gambar : Nature on Desktop - Free Wallpaper Nature 036
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Dissident*

Jangan Sekali-Sekali Melupakan Sejarah
Bertahan. Terus berjalan
Meski hujan paku menyentuh langkah
Atau moncong senapan tumpuli kata
Coba melawan...

Apa salahnya berbeda?
Mengapa harus sama?
Tak bisakah beriringan suara kita
    seperti Nyanyian Juara**?
Tak bisakah berdampingan warna kita
    seperti solekan kuas perupa?
Tak bisakah?

Kami sekedar mengingatkan
Kenapa kau berikan kepalan?
Kami hanya menyadarkan
Untuk apa belenggu kau sediakan?
Salahkah diksi kami?
Racunkah tutur kami?
Kami hanya memperingatkan
   Nistakah?

Sekian hari. Sekian minggu
Sekian bulan berlalu
Sekian tahun kau rajam kami dalam beku
Kami menunggu
Kami terus menunggu
Kami tahu
   Tuhan tak lah dungu
Kami tahu
   Keajaiban itu cerlang dan biru
Yang kami tak pernah tahu
   Kapan mukjizat itu tumbuh...?

Kau goreskan-
   sekali. dua kali. seribu kali
-luka di tanah nenek moyang kami
Kami diam dalam dendam
Kami terlalu ingin menikam
Sayang. Jalan teramat buram
Mata kami yang tua. Tubuh kami yang renta
Rambut : Saksi sejarah yang takkan dusta
Memaksa kami bertahan di depan tivi
Berdo'a. Terus berdo'a
   "Tuhan, tumbali saja darah kami..."
Setiap hari. Sepanjang hari
Di dalam sepi...

KINI!

Kau yang berdiri hari ini
Tak akan sanggup mengerti
Pahit getir kami
Setiap pagi
Setiap kali mentari sembul dan menari

Kau yang berdiskusi chubby kini
Takkan pernah sanggup mengerti
Terjal berduri,
Liku mendaki,
Curam menghujan dan ngarai :
   Kehidupan kami

Dan kau,
   yang bersandangkan panji menghimpun kilau
Lanjutkan perjuangan kami!
Kamilah tulang belulang
Maka, kaulah yang kini berteriak lantang!
Kamilah pasir dan debu
Jadilah kau sang Penabuh!
Mengabarkan :
   kenyataan takkan pernah pudar

Dan, bertahan. Terus berjalan
Meski sorot mata menghujam hati
Atau dakwa tak pandang nurani
Terus melawan!

          Inilah Penyadaran. Bukan Pembangkangan


Catatan :
*Dissident diidentikkan maknanya dengan pembangkang, lazim digunakan media di Era Orde Baru. Terinspirasi dari buku Koridor Menuju Demokrasi : B.J. Habibie, Petisi 50, dan Partisipasi Politik Masyarakat, editor A. Makmur Makka, dkk, terbitan Pustaka Cidesindo, Jakarta (1996).
**Queen - We Are the Champion

Sumber Gambar : Jakarta.go.id - Petisi 50
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>

Cimetidine & Hari-Hari yang Dingin

(ku pandangi selembar Cimetidine di atas lemari. diam dan sunyi.)

Kau yang berlayar ke seberang benua
  Apa kabarmu di sana?
Siulan camar yang riuh

Membisikiku
Bahwa jalanmu damai
Bagai dambamu di kala rinai
Semoga benar begitu

Ada Bias-Bias Kenangan
Kau yang melangkah di belantara asing
  Adakah yang bisa ku bantu?
Masih bisa ku ingat wajah pungkasmu
Sejenak sebelum kau lepaskan sauh
   dan bertualang ke Samudera Teduh
Kau yakinkan aku 'kan sabar
Meski gelombang mengejar dan menggelepar
Meski matahari ganas dan menampar
Masih sanggupkah kau menegar?

Maafkan aku
Jika lupa membawakan bekal yang cukup untukmu
Maafkan aku
Jika tak sempat ku lambaikan tangan di Teluk Senja
   dan mengiringimu menuju merdeka
Maafkan aku...

Dan sungguh
Ku inginkan maafmu
Jika ku lupa menyematkan tanda mata
Sebagai pelipur duka
Andai kata kau melesak rindu di sana

    Kau kan selalu di hati

Dan setumpuk obat
Masih terpajang di atas lemari
Di dalam beningnya kaca
Memandang kami dengan penuh nostalgi
Hari-hari
Kini
Menjadi dingin dan sepi
Ada yang hilang
Ada yang pulang
Semoga engkau tenang
Di Semenanjung Terang...

Sumber Gambar : Generik Kimia Farma - Cimetidine

UPDATE 2 Mei 2012 : Pemberian label dan pencantuman lokasi.
Pengen Baca Lebih? Klik Nih ƪ(ˆ▽ˆ)ʃ >>