Kamis, Maret 01, 2012

Mayat

Aku melangkah bagai mayat. Tinggal jasad. Terkutuk di antara sesat dan jerat.

Aku meraba dalam tanya. Aku melangkah tanpa arah. Aku berkata: "Dimana ujung neraka?"
Dan kau arahkan aku-lagi dan lagi-ke mesin penggilas jiwa. Kau arahkan aku ke negeri siksa. Negeri sesal yang bumpat. Ketika hatiku menggumpal dan tak lagi kuat: dimana ku ledakkan ia?

Matahari. Matahari. Matahari...
Sinarmu bagai janji
Kemuning nyala di bara nadi. Sayang.
Kenapa kau pilih kasih?
**
Aku merangkak bagai mayat. Tersembul di gelincir roda-roda duri yang dengki. Kaukah yang kan membawaku kembali?

(Raungan Hati Orang-Orang "Seberang")


Anda Sedang Membaca: Mayat

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...