Minggu, Februari 19, 2012

Petrus (Tiba-Tiba Kurindukan)

Petrus, Penembakan Misterius
Tiba-tiba
Kurindukan 'petrus'
Ketika tubuh tertembus
Dan darah mengalir bagai air terebus

Tiba-tiba
Kudambakan 'petrus'
Lalu gemparlah pagi sepi
Menjadi bincangan di warung kopi


Tiba-tiba
Ku inginkan 'petrus'
Sementara bayang-bayang murka
Mulai gentar dan gemerus

Tiba-tiba
Aku memintamu mengulanginya
'Petrus'
Agar belati dan cangkul tak menyesaki jalan kami
Agar sorot mata binal merangkak dalam ciut nyali
Agar tak ada si buncit di tengah jerit perut yang sakit. Lapar
Agar aku. Kamu. Dan anak cucu
Bisa lelap dalam lena malam
Sebab tak ada aroma bara
Yang keliaran di buta kota
Sepanjang gelap

Penembakan Misterius
Ya. 'Petrus'
Kenapa otakku mengingatmu terus?

NB: Sekedar "curahan hati" penulis menanggapi kacaunya situasi saat ini dan maraknya aksi premanisme dan kriminalistik.


Sumber Gambar: Kaskus.us - Sejarah Penembakan Misterius (Petrus) di Orde Baru


Anda Sedang Membaca: Petrus (Tiba-Tiba Kurindukan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...