Rabu, Desember 07, 2011

Usah Kau Dengar Keledai Bernyanyi

Nyinyir
Berjalanlah!
Teruskanlah berjalan!
Tak perlu kau risaukan
Dentuman dengki menggedor dinding hati
Tak perlu kau simak
Ranjau maki. Ke dalam mimpi bersarang dan menari
Karena. Merekalah yang akan menangis nanti

Usah kau dengar keledai bernyanyi
Berlarilah!
Teruskanlah berlari!
Tak perlu kau cemaskan
Kutukan dan himpitan pandang yang menyakitkan
Sebab. Kita lebih lapang: menatap horison di sudut ruang dengan hati yang nyalang
Sedang mereka begitu sibuk
Meneliti satu, dua, tiga juta tapak kakimu di Bumi yang ambruk
Tanpa melihat senyuman abadi sang Matahari
Bangga kau hiasi Dunia dengan pesona

Hai! Kawanku!
Usah kau dengar keledai berpuisi
Di pajang lewat mimbar dan pamflet cemar
Memenjarakan dikau dalam isu yang galau
Kau gubah saja sajakku ini
Dan kau bumbui dengan petikan gitar dan harmoni
Lalu. Kau dendangkan kepada pagi ketika mata mereka mulai terjaga
Dan. Di kelebatan sinar surya
Mereka akan menyadarinya:
Pagi. Dan kelembutannya hanya untukmu semata,
         Wahai, Sang Tangguh...

Usah kau dengar keledai bernyanyi. Usahlah...

Sumber Foto: Real Whitby Magazine



Anda Sedang Membaca: Usah Kau Dengar Keledai Bernyanyi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komen apa aja: Monggoooo.
Yang penting harus SOPAN dan Say No to SPAM

Salam Manyar... ヾ(●⌒∇⌒●)ノ

 
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...